Cegah Kanker Serviks, Rutin Lakukan Pemeriksaan Dini

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Jum'at, 26 April 2019 | 20:39 WIB
Cegah Kanker Serviks, Rutin Lakukan Pemeriksaan Dini
Sosialisasi pencegahan kanker serviks di dalam gerbong LRT. (Dok ist)

Suara.com - Cegah Kanker Serviks, Rutin Lakukan Pemeriksaan Dini.

Kanker serviks merupakan jenis kanker yang umum dialami kaum hawa. Bahkan jenis kanker ini menempati urutan kedua dengan penderita terbanyak setelah kanker payudara.

Disampaikan dr. Monica A Susanti, SP.OG (K) yang merupakan dokter kebidanan dan kandungan-konsultan obstetri sosial RS Siloam Sriwijaya, setiap satu jam ada satu perempuan yang meninggal karena kanker serviks.

"Lalu ada 26 perempuan setiap harinya meninggal karena kanker serviks dan ada 58 kasus baru kanker serviks terjadi setiap hari," ujar dr Monica dalam diskusi kesehatan di LRT Palembang bertema "Kenali dan Cegah Kanker Serviks" seperti dikutip dari rilis yang diterima Suara.com.

Seiring meningkatnya jumlah korban pengidap kanker serviks, dr. Monica turut menghimbau agar masyarakat, khususnya para kaum hawa agar terbiasa melakukan pencegahan melalui deteksi dini.

"Untuk pencegahan ini bisa dilakukan sejak dini mulai dari usia sembilan tahun dengan vaksinasi HPV. Lalu untuk yang dewasa bisa melakukan pap smear," imbuhnya.

Lebih lanjut, dr Monica menjelaskan kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim alias serviks yang tidak normal, dan berkembang dengan tidak terkendali sehingga mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks.

"Kanker ini adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita di seluruh dunia. Namun, tes pap smear yang rutin dapat membantu mengetahui adanya kanker serviks secara dini," imbuh dia.

Kanker serviks paling banyak mengenai wanita dengan usia 36-55 tahun. Di Indonesia lebih dari 70 persen pasien datang sudah dalam stadium lanjut dan paling banyak dialami wanita dalam tingkat stadium tiga.

Sementara itu Hospital Direktur Siloam Hospitals Sriwijaya, dr Bona Ferndando menambahkan, ide 'talkshow' yang tidak biasa, yaitu di dalam gerbong LRT ditujukan sebagai upaya 'jemput bola'. Menurutnya masyarakat harus didorong untuk melakukan deteksi dini dibandingkan merasakan penderitaan akibat terkena kanker serviks.

"Penyuluhan akan pentingnya deteksi dini harus disebarkan seluas-luasnya kepada publik. Caranya adalah dengan mengambil perhatian masyarakat melalui fasilitas layanan publik. Ini tentu menarik perhatian masyarakat," ungkap dr Bonda.

Menurutnya diskusi pencegahan kesehatan tentang kanker serviks yang dilakukan di dalam LRT merupakan hal pertama kali dilakukan di Indonesia. Kegiatan ini juga direncanakan akan dilakukan secara berkelanjutan agar perempuan rutin lakukan pemeriksaan dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berjuang Lawan Kanker Serviks, Lihat Daftar Keinginan Wanita Ini

Berjuang Lawan Kanker Serviks, Lihat Daftar Keinginan Wanita Ini

Health | Jum'at, 15 Maret 2019 | 17:09 WIB

Tes Pap Smear Positif, Sudah Pasti Kena Kanker Serviks?

Tes Pap Smear Positif, Sudah Pasti Kena Kanker Serviks?

Health | Jum'at, 15 Maret 2019 | 07:10 WIB

Hindari Penyakit, Cinta Laura Jaga Pergaulan

Hindari Penyakit, Cinta Laura Jaga Pergaulan

Entertainment | Rabu, 13 Maret 2019 | 19:51 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB