Benarkah Konsumsi Minuman Berenergi Bisa Picu Serangan Jantung?

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Jum'at, 03 Mei 2019 | 13:00 WIB
Benarkah Konsumsi Minuman Berenergi Bisa Picu Serangan Jantung?
Ilustrasi minuman berenergi picu serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Benarkah Konsumsi Minuman Berenergi Bisa Picu Serangan Jantung?

Konsumsi minuman berenergi selama ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan. Namun siapa sangka walaupun hanya menenggak satu botol minuman berenergi saja, sudah cukup membuat jantung bermasalah.

Ya temuan ini didapat peneliti dari University of Texas di Houston. Mereka menemukan bahwa konsumsi minuman berenergi seperti Red Bull dan Monster secara otomatis menyebabkan pembuluh darah menyempit. Hal ini pada gilirannya menempatkan seseorang pada risiko mengidap serangan jantung dan stroke.

Efek ini bahkan akan terjadi sangat cepat yakni 90 menit setelah seseorang mengonsumsi minuman berenergi. Temuan ini tentu saja memperkuat bukti sebelumnya yang menyatakan bahwa konsumsi minuman berenergi dapat membahayakan kesehatan.

"Karena minuman berenergi semakin populer, penting bagi kami untuk mempelajari efek dari minuman ini terutama pada mereka yang sering meminumnya," ujar peneliti utama Dr. John Higgins.

Dr. Higgins meyakini bahwa efek negatif yang dibawa minuman berenergi ini berasal dari kandungan di dalamnya. Biasanya, sebotol minuman berenergi terdiri dari kafein, taurin, gula, dan bahan herbal lainnya, yang jika dikombinasikan dapat merusak lapisan pembuluh arteri dan vena.

"Minuman berenergi biasanya mengandung 80mg kafein per 100ml atau kira-kira sama dengan tiga kaleng Coke atau secangkir kopi instan. Tetapi kebanyakan juga mengandung kadar gula yang tinggi dan sering dijual dalam kaleng 500ml," ujar Dr Higgins Nypost.

Untuk mengarah pada temuan ini, peneliti mengukur pembuluh darah responden sebelum dan sesudah mengonsumsi minuman berenergi. Ia menemukan bahwa sebelum mengonsunsi minuman tersebut, pelebaran pembuluh darah seseorang berdiameter 5,1 persen.

Namun setelah mengonsumsi minuman berenergi pembuluh darahnya pun menyusut menjadi 2,8 persen. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi mereka yang sudah memiliki faktor risiko lainnya seperti obesitas dan merokok.

baca juga

Di Amerika Serikat, konsumsi minuman energi telah meningkat selama beberapa dekade terakhir di kalangan remaja, dewasa muda, dan dewasa paruh baya.

Sementara di Inggris, para aktivis telah menyerukan kepada pemerintah untuk melarang penjualan minuman berenergi kepada anak-anak di bawah usia 16 tahun. Karena dalam banyak penelitian minuman tersebut dapat menyebabkan masalah jantung seperti picu serangan jantung.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Casillas Alami Serangan Jantung, Begini Respon Real Madrid

Casillas Alami Serangan Jantung, Begini Respon Real Madrid

Bola | Kamis, 02 Mei 2019 | 03:05 WIB

Hati-hati! Ikuti Quick Count Bisa Picu Serangan Jantung

Hati-hati! Ikuti Quick Count Bisa Picu Serangan Jantung

Health | Rabu, 17 April 2019 | 13:10 WIB

Pablo Benua Suami Rey Utami Kena Stroke, 5 Makanan Ini Bisa Jadi Pemicunya

Pablo Benua Suami Rey Utami Kena Stroke, 5 Makanan Ini Bisa Jadi Pemicunya

Health | Rabu, 10 April 2019 | 14:21 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×