Minuman Diet Kola yang Rendah Kalori Ternyata Juga Tak Baik Bagi Kesehatan

Ade Indra Kusuma | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 05 Mei 2019 | 07:25 WIB
Minuman Diet Kola yang Rendah Kalori Ternyata Juga Tak Baik Bagi Kesehatan
Ilustrasi minuman cola (Foto: shutterstock)

Suara.com - Minuman Diet Kola yang Rendah Kalori Ternyata Juga Tak Baik Bagi Kesehatan.

Dari dulu, banyak dokter dan ilmuwan merasa khawatir dengan campuran antara pemanis buatan dan pengawet pada minuman ringan kola karena diduga dapat memiliki implikasi neurologis.

Padahal mengurangi konsumsi minuman ringan sering dipromosikan sebagai solusi jitu dalam mengurangi kalori dalam tubuh.

Hal itu terjadi karena kola mengandung tinggi gula dengan takar gula rata-rata sembilan sendok teh per sajian.

Tapi kini kola juga diproduksi versi dietnya atau yang sering kita jumpai dengan nama minuman Diet Coke.

Minuman Diet Coke [shutterstock]
Minuman Diet Coke [shutterstock]

Minuman Kola tersebut diklaim menawarkan semua kepuasan minuman bersoda seperti manis berkarbonasi namun diproduksi rendah gula dan kalori.

Mengutip News.com.au, sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari George Washington University mengatakan bahwa diet coke ternyata bukan solusi untuk pengendalian kalori.

Lewat studi tersebut, peneliti menemukan mereka yang secara teratur minum diet coke dan minuman diet lainnya sebagai bagian dari diet harian mereka, telah mengonsumsi rata-rata 200 kalori ekstra setiap hari.

Studi ini mendasarkan hasilnya pada catatan diet lebih dari 7000 anak-anak dan remaja AS.

Ditemukan anak-anak yang secara teratur mengonsumsi minuman ringan diet coke telah mengonsumsi rata-rata 196 kalori ekstra per hari, sementara mereka yang mengonsumsi minuman ringan secara teratur mengonsumsi rata-rata 312 kalori ekstra per hari.

Studi ini membandingkan dengan mereka yang mengonsumsi air sebagai cairan pilihan harian saja.

Peneliti tidak secara khusus mengaitakan kebiasaan tersebut dengan kenaikan berat badan. Tapi para peneliti mencatat bahwa mereka yang mengonsumsi diet coke secara rutin juga mengonsumsi lebih banyak gula tambahan dalam makanan mereka.

Ini yang pada gilirannya, akan menjadi jalan masuk asupan gula yang lebih tinggi secara keseluruhan dan kenaikan berat badan jangka panjang.

Salah satu nilai jual yang kuat dari minuman diet adalah kadar gula dan kalori yang rendah atau nol.

Kata peneliti, hasil dari penelitian ini memberikan pesan sederhana. Tidak ada alasan baik jika Anda sering minum minuman dietkola ini. Intinya, semakin sedikit kita minum, maka semakin baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Minuman Bersoda, Bocah Ini Tewas Tenggak Sianida

Dikira Minuman Bersoda, Bocah Ini Tewas Tenggak Sianida

Lifestyle | Sabtu, 04 Mei 2019 | 07:55 WIB

Coca Cola Luncurkan Menu Kopi, Mau Coba?

Coca Cola Luncurkan Menu Kopi, Mau Coba?

Lifestyle | Kamis, 25 April 2019 | 08:40 WIB

Cekoki Babi Pakai Minuman Bersoda, Sosialita Seksi Disemprot Warganet

Cekoki Babi Pakai Minuman Bersoda, Sosialita Seksi Disemprot Warganet

Lifestyle | Rabu, 10 April 2019 | 08:55 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB