Benarkah Prosedur Pembesaran Mr P Bisa Sebabkan Komplikasi Parah?

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Minggu, 12 Mei 2019 | 22:00 WIB
Benarkah Prosedur Pembesaran Mr P Bisa Sebabkan Komplikasi Parah?
Prosedur pembesaran Mr P bisa sebabkan komplikasi parah. (Shutterstock)

Suara.com - Benarkah Prosedur Pembesaran Mr P Bisa Sebabkan Komplikasi Parah?

Banyak lelaki ingin mengubah ukuran penis mereka menjadi lebih besar dan panjang. Berbagai cara dilakukan, baik dengan prosedur bedah dan non-bedah.

Namun, tahukah Anda jika menurut penelitian, ternyata usaha ini sebenarnya tidaklah bekerja, bahkan malah membawa Anda pada risiko kesehatan yang tinggi.

Menurut sebuah ulasan yang diterbitkan dalam jurnal Sexual Medicine Reporting, mayoritas perawatan ini bukan hanya tidak efektif, tetapi dapat menyebabkan komplikasi parah, seperti mati rasa permanen, kelainan bentuk penis, pemendekan dan disfungsi ereksi.

Sebagian besar lelaki juga tidak puas dengan hasil setelah perawatan, kata penelitian tersebut.

Tinjauan sistemik dilakukan oleh tim ahli urologi di rumah sakit King's College di London dan peneliti di Institute of Psychiatry, Psychology and Neuroscience di King’s College London.

Para peneliti memasukkan 17 studi dalam ulasan, yang menilai total 1.192 lelaki, yang telah menjalani perawatan non-bedah atau bedah untuk meningkatkan ukuran penis mereka. Studi dengan kurang dari 10 kasus dikeluarkan dari ulasan.

Dalam penelitian tersebut, prosedur non bedah termasuk ekstender, injeksi untuk meningkatkan ketebalan dan perangkat vakum, yang juga digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi banyak digunakan.

Sedangkan intervensi bedah paling populer dalam penelitian adalah sayatan suspensory ligament (teknik augmentasi penis), cangkok jaringan dan pembongkaran penis.

baca juga

Seluruh perawatan ini dapat menelan biaya hingga £ 40.000 atau serupa dengan 57 jutaan bila dilakukan secara pribadi. Beberapa tersedia di National Health Service (NHS), Inggris tetapi hanya untuk alasan klinis, yaitu untuk memperbaiki trauma tubuh, daripada yang kosmetik.

Ada 21 jenis perawatan total yang diperiksa dalam penelitan, yang semuanya dilakukan di Inggris atau di luar negeri.

Mereka yang mencari pembesaran penis kadang-kadang didiagnosis dengan kondisi psikologis yang disebut penis dysmorphia, yaitu mereka menganggap diri mereka memiliki penis kecil, padahal sebenarnya panjang penis mereka normal, seperti diuraikan dalam ulasan tahun 2017 tentang operasi pemanjangan penis.

"Kami menemukan hasil (semua) perawatan secara keseluruhan adalah buruk, dengan tingkat kepuasan yang rendah dan risiko signifikan komplikasi besar," tulis para peneliti.

"Perawatan penis kecil pada lelaki normal didukung oleh sedikit bukti berkualitas rendah. Konseling terstruktur harus selalu dilakukan, dengan ekstender akhirnya digunakan oleh mereka yang masih mencari peningkatan," tambah peneliti.

Mereka menyimpulkan bahwa prosedur besarkan Mr P karena bisa sebabkan komplikasi parah, injeksi dan pembedahan harus dianggap sebagai pilihan terakhir dan dianggap tidak etis ketika dilakukan di luar uji klinis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Benarkan Merokok Jadi Faktor Penyebab Ukuran Mr P Menyusut

Ahli Benarkan Merokok Jadi Faktor Penyebab Ukuran Mr P Menyusut

Health | Sabtu, 11 Mei 2019 | 20:05 WIB

Kasus Mr P Menantu Terlalu Besar Heboh, Ini Dampak Ukuran Alat Kelamin

Kasus Mr P Menantu Terlalu Besar Heboh, Ini Dampak Ukuran Alat Kelamin

Health | Kamis, 28 Maret 2019 | 16:34 WIB

Wah Ada Produk Pembersih Mr P, Seberapa Pentingkah untuk Lelaki?

Wah Ada Produk Pembersih Mr P, Seberapa Pentingkah untuk Lelaki?

Health | Jum'at, 22 Maret 2019 | 11:24 WIB

Terkini

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:37 WIB

×