Idap Skizofrenia, Pria Ini Telan 116 Paku dan Masih Bisa Bertahan Hidup

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 17 Mei 2019 | 07:20 WIB
Idap Skizofrenia, Pria Ini Telan 116 Paku dan Masih Bisa Bertahan Hidup
Ilustrasi: Paku. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah rekaman operasi perut menunjukkan ahli bedah mengeluarkan lebih dari 100 paku dari usus seorang pria bernama Bhola Shankar. Korban disebut menderita skizofrenia.

Dokter mengatakan Bhola Shankar, pria asal India ini sangatlah beruntung karena ia mampu bertahan hidup dengan 116 paku berukuran 2 inci yang bersarang di ususnya.

Tak tahu bagaimana ratusan paku itu bersarang di ususnya. Namun, dokter menemukan Bhola tidak hanya memakan paku, melainkan juga telah menelan potongan logam lain seperti kawat.

Hasil X-Ray Bhola yang menunjukkan ratusan paku bersarang di ususnya sangat di luar akal sehat. Berdasarkan analisa psikologis, Bhola diduga mengidap skizofrenia yang tidak diketahui oleh keluarganya.

(Shutterstock)
Ilustrasi pria sakit akibat menelan ratusan paku (Shutterstock)

Dr. Ani Saini yang memimpin operasi mengaku ini adalah kasus pertamanya menemukan seorang pasien memakan ratusan paku dan logam lainnya.

Tim medis juga merekam proses berlangsungnya operasi yang menunjukkan ratusan paku itu diekstraksi dari usus pasien, Bhola.

"Pasien tidak dapat menceritakan bagaimana paku-paku itu bisa bersarang di ususnya. Tetapi, dia sangat beruntung bisa bertahan hidup karena benda tajam itu bisa saja menusuk organnya dan berakibat fatal," ujar sang dokter, dikutip dari Daily Mail.

Operasi bedah [shutterstock]
Operasi bedah [shutterstock]

Bhola pun berhasil pulih setelah melakukan operasi yang cukup lama. Ia juga rutin minum obat untuk penyakit mental yang dideritanya.

Sebelumnya, pada 2017 lalu juga pernah ada kasus ahli bedah mengoperasi seorang pria penderita skizofrenia dengan kebiasaan sama seperti Bhola. Hanya saja parahnya, pria ini justru menelan sebanyak 639 paku yang akhirnya bersarang di ususnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Jiwa Bukan Halangan Lelaki Ini Luncurkan Lima Novel

Gangguan Jiwa Bukan Halangan Lelaki Ini Luncurkan Lima Novel

Health | Rabu, 24 April 2019 | 17:40 WIB

Rumah Berdaya, Tempat Rehabilitasi dan Interaksi Penderita Skizofrenia

Rumah Berdaya, Tempat Rehabilitasi dan Interaksi Penderita Skizofrenia

Lifestyle | Rabu, 24 April 2019 | 15:12 WIB

Waspada, Tukang Begadang Lebih Rentan Terhadap Penyakit Mental

Waspada, Tukang Begadang Lebih Rentan Terhadap Penyakit Mental

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 14:02 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB