Alami Sembelit Parah, Ternyata Bocah 4 Tahun Ini Terinfeksi Ratusan Cacing

Vika Widiastuti | Suara.com

Senin, 10 Juni 2019 | 11:45 WIB
Alami Sembelit Parah, Ternyata Bocah 4 Tahun Ini Terinfeksi Ratusan Cacing
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bocah berusia 4 tahun dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami sakit perut, kembung, muntah, perut membesar, dan sembelit parah selama 6 bulan. Setelah diperiksa pertugas medis, bocah tersebut ternyata mengalami infeksi cacing. Dokter di Kamerun, Afrika Barat melaporkan kasus tersebut terjadi di Menchum.

Bocah yang tidak disebutkan namanya itu sebelumnya belum pernah menjalani pemeriksaan cacing karena keluarganya tidak sanggup membawanya ke rumah sakit terdekat yang berjarak sekitar 76 kilometer. Ditambah lagi akses jalan yang sulit.

Untuk menyelamatkan nyawa bocah terseut, dokter memutuskan melakukan operasi dan mengeluarkan ratusan cacing dari perutnya.

Setelah 7 hari menjalani perawatan, bocah itu dipulangkan dan tetap diberikan obat-obatan untuk menghindarkannya dari infeksi. Bahkan dokter mendapati usus bocah tersebut benar-benat tersumbat oleh cacing.

Dilansir dari Daily Mail, bocah laki-laki itu ternyata mengalami ascariasis atau infeksi cacing parasit di usus kecil. Infeksi cacing parasit ini paling umum di dunia dan menyerang sekitar 800 juta orang, mayoritas berusia antara 2 hingga 10 tahun.

Selain itu, anak-anak di negara-negara miskin dilaporkan paling berisiko mengalami infeksi parasit, yang disebarkan melalui kotoran manusia yang tidak sengaja tertelan.

Penyebabnya adalah sanitasi yang buruk, makanan yang terkontaminasi, tanah dan air di daerah-daerah dengan kebersihan umumnya yang buruk.

Ilustrasi cacing. (Shutterstock)
Ilustrasi cacing. (Shutterstock)

Infeksi cacing ini menyebar melalui telur di kotoran manusia. Telur tersebut kemudian berkembang menjadi cacing di dalam tubuh dan hidup dalam sistem pencernaan.

Infeksi yang parah bisa menyebabkan penyumbatan di usus hingga menyebabkan sembelit parah, kekurangan gizi, masalah pertumbuhan karena nutrisi dicuri oleh parasit.

Gejala ascariasis biasanya meliputi sembelit, muntah, sakit di perut. "Pasien kami berusia empat tahun dan dilaporkan tidak pernah terkena cacing sejak lahir," ujar dokter yang menangani bocah tersebut, Dr Valirie Ndip Agbor.

Hal tersebut mungkin menyebabkan kondisinya menjadi semakin parah. "Ini menyoroti pentingnya pengobatan cacing (dua kali setahun atau setidaknya setiap tahun) untuk menghilangkan cacing dewasa dan telur mereka dari usus dan mencegah terjadinya komplikasi yang mengancam jiwa," lanjutnya.

Mereka kemudian menulis laporan tersebut dalam Journal of Medical Case Reports: Masyarakat perlu peka akan pentingnya pengobatan cacing dan praktik kesehatan. Yaitu seperti merebus air sebelum minum, cuci tangan dengan air dan sabun sebelum makan, serta mencuci dan memasak sayuran dengan benar sebelum dikonsumsi.

"Menghindari praktik-praktik seperti penggunaan kotoran manusia sebagai pupuk di pertanian, sambil mendorong penggunaan toilet (menghindari buang air besar sembarangan) dan pengembangan sistem pembuangan kotoran hewan (terutama babi) yang layak bisa membantu mencegah penularan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buah Kiwi, Kunci Rahasia Meringankan Sembelit dan Memperbaiki Pencernaan

Buah Kiwi, Kunci Rahasia Meringankan Sembelit dan Memperbaiki Pencernaan

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 18:19 WIB

Keracunan Massal Lagi? 7 Siswa SMAN 15 Jakarta Mual dan Sakit Perut Usai Makan MBG

Keracunan Massal Lagi? 7 Siswa SMAN 15 Jakarta Mual dan Sakit Perut Usai Makan MBG

News | Rabu, 24 September 2025 | 11:26 WIB

Beda Sakit Perut Keracunan vs Virus, Ini Gejalanya

Beda Sakit Perut Keracunan vs Virus, Ini Gejalanya

Health | Selasa, 14 Januari 2025 | 07:15 WIB

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sembelit pada Orang Dewasa Berdasarkan Penelitian di Indonesia

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sembelit pada Orang Dewasa Berdasarkan Penelitian di Indonesia

Health | Senin, 13 Januari 2025 | 11:25 WIB

4 Jenis Makanan dan Minuman Ampuh Lawan Sembelit!

4 Jenis Makanan dan Minuman Ampuh Lawan Sembelit!

Health | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:15 WIB

1 dari 3 Balita Alami Konstipasi, karena Kekurangan Prebiotik?

1 dari 3 Balita Alami Konstipasi, karena Kekurangan Prebiotik?

Health | Minggu, 22 Desember 2024 | 16:40 WIB

7 Obat Herbal untuk Memperbaiki Sistem Pencernaan yang Ampuh dan Alami

7 Obat Herbal untuk Memperbaiki Sistem Pencernaan yang Ampuh dan Alami

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 10:04 WIB

Penyebab Sakit Perut yang Mengejutkan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Sakit Perut yang Mengejutkan dan Cara Mengatasinya

Health | Senin, 21 Oktober 2024 | 18:00 WIB

Ngeri! Kecoak Hidup Ditemukan di Usus Pria Ini Setelah Makan di Pasar Malam

Ngeri! Kecoak Hidup Ditemukan di Usus Pria Ini Setelah Makan di Pasar Malam

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 11:00 WIB

Kenali Ciri Sakit Perut yang Menjadi Tanda Kehamilan

Kenali Ciri Sakit Perut yang Menjadi Tanda Kehamilan

Lifestyle | Senin, 05 Agustus 2024 | 14:06 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB