Agung Hercules Sakit Kanker Glioblastoma, Lebih Berbahaya pada Lelaki

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Senin, 17 Juni 2019 | 12:30 WIB
Agung Hercules Sakit Kanker Glioblastoma, Lebih Berbahaya pada Lelaki
Agung Hercules dijenguk Peppy di RSUD Kota Tangerang, Banten, Minggu (16/6/2019). [instagram/agunghercules88]

Suara.com -  Agung Hercules Sakit Kanker Glioblastoma, Lebih Berbahaya pada Lelaki.

Baru-baru ini publik dikejutkan dengan kondisi terkini Agung Hercules yang kurus kering usai menjalani perawatan kanker otak jenis Glioblastoma. Di dunia pengidap jenis kanker glioblastoma cenderung langka.

Dilansir dari NBC News, kanker otak pada lelaki lebih berbahaya dibandingkan kaum hawa. Sebuah studi terkini menyebut bahwa perjalanan kanker glioblastoma pada laki-laki dan perempuan berbeda, sehingga respon terhadap pengobatannya pun berbeda.

Disampaikan Dr. Josh Rubin dari Washington University di St. Louis, terapi standar tumor otak lebih efektif pada kaum hawa dibandingkan pada pada pasien lelaki. Yang lebih mengejutkan, hormon tidak ada hubungannya dengan perbedaan-perbedaan ini.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science Translational Medicine, Glioblastoma adalah subtipe tumor otak yang langka. Bahkan tingkat harapan hidup untuk kasus glioblastoma cenderung rendah.

Sekitar 19 persen orang dewasa berusia hingga 44 tahun rata-rata akan hidup lima tahun atau lebih setelah didiagnosis glioblastoma. Dan hanya lima persen untuk mereka yang berusia di atas 55 tahun yang akan hidup hingga lima tahun mendatang

Meski tingkat harapan hidupnya rendah, kaum hawa berpeluang hidup sedikit lebih lama setelah perawatan, yang biasanya melibatkan pembedahan, radiasi dan kemudian kemoterapi dengan obat yang disebut temozolomide. Terkait dengan perbedaan ini, Rubin mengatakan bahwa sel tubuh lelaki lebih mudah bermutasi menjadi sel tumor.

"Telah diakui selama bertahun-tahun bahwa, lelaki cenderung lebih cepat terserang kanker daripada wanita,” kata Rubin.

Untuk mengarah pada temuan ini, Rubin mengamati pasien glioblastoma menggunakan alat pemindaian magnetic resonance imaging (MRI). Ada sekitar 63 pasien yang mendapatkan perawatan standar untuk glioblastoma dan menemukan bahwa perempuan lebih banyak terbantu oleh pengobatan standar daripada lelaki.

baca juga

"Kami mengamati perbedaan seks genetik yang luar biasa dalam pengobatan tumor pasien glioblastoma yang berkorelasi dengan kelangsungan hidup," kata Jingqin Rosy yang bekerja pada penelitian ini.

Hasilnya, tim peneliti menemukan 10 kelompok glioblastoma yang berbeda, lima pada lelaki dan lima pada perempuan. Satu subtipe untuk setiap jenis kelamin, cenderung lebih mudah untuk diobati. Perempuan dengan subtipe itu hidup rata-rata tiga tahun, dibandingkan dengan responden yang mengidap empat tipe glioblastoma lainnya.

Pada perempuan, faktor genetik merupakan penentu penyebaran sel kanker, sedangkan pada lelaki Rubin menemukan adanya proliferasi atau perbanyakan diri sel tumor. Itu sebabnya pendekatan pengobatan kanker glioblastoma pada lelaki dan perempuan harus dipersonalisasi.

“Pendekatan pengobatan kanker yang dipersonalisasi harus memperhitungkan apakah seorang pasien adalah lelaki atau perempuan. Dengan cara yang sama obat yang dipersonalisasi harus memperhitungkan usia pasien,” tandasnya.

Agung Hercules dikabarkan kena kanker glioblastoma, lebih bahaya pada lelaki karena respon tubuh yang berbeda. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sahabat : Agung Hercules Sudah Segar dan Bisa Ketawa-Ketawa

Sahabat : Agung Hercules Sudah Segar dan Bisa Ketawa-Ketawa

Entertainment | Senin, 17 Juni 2019 | 10:02 WIB

Ozy Syahputra Lihat Tanda-Tanda Agung Hercules Sakit Sejak Setahun Lalu

Ozy Syahputra Lihat Tanda-Tanda Agung Hercules Sakit Sejak Setahun Lalu

Entertainment | Senin, 17 Juni 2019 | 09:44 WIB

Ketahui 4 Mitos Seputar Glioblastoma yang Diidap Agung Hercules

Ketahui 4 Mitos Seputar Glioblastoma yang Diidap Agung Hercules

Health | Senin, 17 Juni 2019 | 08:57 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB