Kandungan di Dalam Bayam Ternyata Tidak Baik untuk Atlet, Mengapa?

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 01 Juli 2019 | 12:30 WIB
Kandungan di Dalam Bayam Ternyata Tidak Baik untuk Atlet, Mengapa?
Daun bayam dalam mangkuk kayu. (Shutterstock)

Suara.com - Bayam sangat bermanfaat bagi kesehatan mata, mengurangi stres oksidatif, membantu mencegah kanker dan mengurangi tingkat tekanan darah tinggi.

Meski mempunyai berbagai manfaat tersebut, ternyata salah satu bahan kimia yang terdapat pada bayam tidak baik jika dikonsumsi oleh atlet.

Melansir DW.com, bayam mengandung ecdysterone. Hormon steroid yang terjadi secara alami di dalam daun hijau ini.

Sejak 1980-an, bayam memang sudah digunakan sebagai suplemen untuk pertumbuhan otot. Tetapi para ilmuwan dari Freie Universität Berlin merekomendasikan bahan kimia mirip steroid ini ditambahkan ke daftar zat doping terlarang.

Para peneliti menguji efek dari ecdysteroid pada manusia untuk mengetahui bagaimana zat tersebut memengaruhi kinerja fisik mereka.

Ilustrasi seorang perempuan sedang menyantap bayam. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi seorang perempuan sedang menyantap bayam. (Sumber: Shutterstock)

Penelitian ini melibatkan 46 pria muda (enam di antaranya kemudian keluar) pada program latihan kekuatan yang sama, tetapi dipisahkan menjadi kelompok-kelompok yang menerima suplemen yang mengandung ecdysterone, plasebo, atau tidak satu pun.

Beberapa peserta diberi plasebo, yang lain diberi kapsul ecdysterone yang mengandung setara dengan 4 kilogram (atau 8,8 pon) bayam mentah sehari.

Selama penelitian, yang didukung oleh Otoritas Anti-Doping Dunia (WADA), mereka yang menggunakan suplemen menunjukkan kekuatan fisik mereka meningkat tiga kali lipat dari rekan-rekan yang mengambil plasebo.

"Hipotesis kami adalah bahwa kami akan melihat peningkatan kinerja, tetapi kami tidak berharap itu menjadi sebesar itu," tutur Maria Parr di Institut Farmasi Universitas Berlin dalam sebuah wawancara dengan penyiar ARD dan ARTE.

Hasilnya berarti ecdysterone termasuk dalam daftar zat terlarang untuk olahraga, tambah peneliti.

"Kami merekomendasikan kepada WADA dalam laporan kami bahwa zat itu ditambahkan ke daftar doping. Kami berpikir bahwa jika zat itu meningkatkan kinerja, maka keuntungan yang tidak adil itu harus dihilangkan."

Pakar anti-doping yang berpusat di Nuremberg, Fritz Sörgel mengatakan kepada radio Deutschlandfunk bahwa ia berharap akan ada lebih banyak studi mengenai sifat-sifat dari ekstrak nabati lain yang akan diikuti.

"Di masa lalu kami tidak dapat menjabarkan zat-zat semacam ini dengan tingkat akurasi yang sama," katanya.

"Hari ini kami memiliki metode analitik yang memungkinkan kami untuk mengekstraksi zat dari tanaman, yang juga dapat memiliki dampak potensial lain. Jadi (penelitian ini, -red) benar-benar hanya permulaan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus

Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus

Sport | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional

Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional

Sport | Selasa, 28 April 2026 | 21:00 WIB

Konsep Baru di Dunia Fitness, VERTEX8 Luncurkan HYROX Training Zone di BSD

Konsep Baru di Dunia Fitness, VERTEX8 Luncurkan HYROX Training Zone di BSD

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 17:17 WIB

Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field

Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field

Sport | Kamis, 23 April 2026 | 12:06 WIB

Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda

Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 14:35 WIB

Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026

Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 09:15 WIB

Surabaya Domino Tournament 2026 jadi Ajang Atlet Berebut Prestasi

Surabaya Domino Tournament 2026 jadi Ajang Atlet Berebut Prestasi

Lifestyle | Sabtu, 18 April 2026 | 07:55 WIB

Rahasia Performa Atlet Dunia: Mengulas Fitur Proaktif Samsung Galaxy Watch8

Rahasia Performa Atlet Dunia: Mengulas Fitur Proaktif Samsung Galaxy Watch8

Your Say | Sabtu, 18 April 2026 | 20:10 WIB

Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak, Steven Wongso Ternyata Punya Gaya Hidup Berbahaya

Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak, Steven Wongso Ternyata Punya Gaya Hidup Berbahaya

Video | Selasa, 14 April 2026 | 12:00 WIB

Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak Manis, Steven Wongso Disentil Balik soal Steroid

Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak Manis, Steven Wongso Disentil Balik soal Steroid

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB