Nanti Malam Gerhana Matahari Total, Benarkah Lihat Langsung Bisa Buta?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 02 Juli 2019 | 12:25 WIB
Nanti Malam Gerhana Matahari Total, Benarkah Lihat Langsung Bisa Buta?
Gerhana Matahari Total di Amerika pada 2017. [Shutterstock]

Suara.com - Gerhana matahari total akan kembali bisa dinikmati oleh manusia di Bumi, khususnya mereka di Argentina dan Chile Amerika Selatan pada Selasa pagi atau Selasa malam ini waktu Indonesia (2/7/2019).

Gerhana matahari total termasuk fenomena alam yang langka yang bisa terjadi sekali dalam puluhan atau ratusan tahun tergantung tempat tinggal.

Tak heran, jika banyak orang yang antusias ketika mendengar kabar akan terjadi gerhana matahari total. Biasanya mereka akan berlomba-lomba untuk menyaksikan secara langsung terjadinya gerhana matahari total dengan berbagai cara.

Tetapi, jangan pernah Anda melihat gerhana matahari total dengan mata telanjang. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan mata serius.

Anda mungkin pernah mendengar informasi bahwa melihat gerhana matahari telanjang bisa menyebabkan kebutaan. Informasi itu hanya berlebihan, tetapi bukan berarti melihatnya dengan mata telanjang tidak menimbulkan masalah lain.

Melansir dari Live Science, melihat gerhana matahari secara langsung tanpa pelindung dapat merusak mata. Kondisi ini disebut retinopati matahari yakni ketika cahaya terang dari matahari menutupi retina di belakang bola mata.

Ilustrasi sakit mata atau mata bengkak akibat radang saluran air mata. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit mata. (Shutterstock)

Padahal retina adalah tempat sel-sel penginderaan cahaya yang berfungsi untuk penglihatan. Ketika retina terlalu terstimulasi oleh cahaya matahari, mata akan melepaskan bahan kimia yang merusak retina.

Kerusakan ini seringkali tidak menimbulkan rasa sakit, sehingga orang tidak menyadari apa yang mereka lakukan ketika melihat gerhana matahari total.

Menurut NASA, satu-satunya cara paling aman untuk melihat gerhana matahari menggunakan teleskop atau kacamata tukang las.

baca juga

Pada dasarnya, matahari merupakan sumber ledakan panas terdahsyat yang terjadi terus-menerus. Sinar UV adalah sejenis sinar matahari yang bisa merusak mata, apalagi jika dipantulkan ke pasir atau air.

Melansir dari hellosehat.com, kornea akan melepuh dan retak akibat paparan sinar UV berlebih. Proses ini sangat mirip dengan bagaimana sinar matahari bisa membakar kulit saat bermain di luar.

Fenomena gerhana matahari total di kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3).
Fenomena gerhana matahari total di kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3).

Jadi, Anda dilarang untuk melihat gerhana matahari apapun jenisnya dengan mata telanjang. Bahkan ketika hampir 99 persen permukaan matahari tertutupi bulan, sinar matahari yang terlihat di balik bulan masih memancarkan cukup sinar UV yang bisa membakar mata.

Melihat gerhana matahari dengan mata telanjang mungkin tidak akan langsung menyebabkan kebutaan. Awalnya, Anda mungkin akan merasa tidak bisa melihat secara baik dan detail seperti biasanya.

Sampai saat ini sudah lebih dari 100 kasus kerusakan mata permanen akibat menatap gerhana matahari terlalu lama. Karena itu, Ralph Coun menyarankan untuk memakai kacatama pelindung saat melihat gerhana matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunda, Ini Keutamaan Periksa Mata dan Telinga Anak Secara Berkala

Bunda, Ini Keutamaan Periksa Mata dan Telinga Anak Secara Berkala

Health | Senin, 01 Juli 2019 | 15:30 WIB

Seniman Ini Bikin Alis Gorden di Wajah Modelnya, Hasilnya Malah Bikin Seram

Seniman Ini Bikin Alis Gorden di Wajah Modelnya, Hasilnya Malah Bikin Seram

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2019 | 20:10 WIB

Berenang Pakai Softlens, Berbahayakah untuk Mata?

Berenang Pakai Softlens, Berbahayakah untuk Mata?

Health | Rabu, 19 Juni 2019 | 12:30 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×