Heboh di Medsos Gadis Minum Sampo, Apa Bahayanya?

Vika Widiastuti | Suara.com

Rabu, 03 Juli 2019 | 20:35 WIB
Heboh di Medsos Gadis Minum Sampo, Apa Bahayanya?
Viral gadis nekat minum sampo. (Facebook.com/Viralkan Ajer)

Suara.com - Beberapa waktu lalu viral seorang wanita yang nekat makan sabun. Kini media sosial heboh dengan foto-foto dan video seorang gadis minum sampo.

Foto-foto tersebut diunggah oleh akun Facebook Viralkan Ajer, Rabu (26/6/2019) dan videonya diunggah akun Facebook Almira, Rabu (3/7/219).

Belum diketahui secara pasti penyebab gadis tersebut nekat minum sampo. Namun menurut akun Facebook Viralkan Ajer, gadis itu sedang putus cinta.

"Kerana putus cinta.. sanggup dia minum shampoo. Kesian betul (emoji)," tulisnya.

Gadis itu pun sempat menangis sebelum akhirnya nekat meminum sampo dari botol yang dipegangnya. Di akhir video, tampak mulut gadis itu penuh dengan busa.

Sontak foto-foto dan video tersebut langsung menyedot perhatian warganet. Bahkan unggahan Viralkan Ajer itu hingga berita ini diturunkan telah dibagikan sebanyak 6 ribu kali dan mendapatkan lebih dari 1 ribu komentar.

Lalu, bagaimana sebenarnya efek minum sampo untuk tubuh. Melansir cheatsheet, terlalu banyak menelan sampo bisa menyebabkan masalah gastrointestinal, seperti diare dan muntah.

Sabun dan sampo. [Shutterstock]
Sabun dan sampo. [Shutterstock]

Namun, tingkat keparahannya tergantung pada beberapa faktor. Saat tak diobati, dehidrasi yang diakibatkan oleh hal ini bisa mengancam jiwa.

Sementara itu, menurut medicalnewstoday, keracunan sabun atau sampo (termasuk menalan dan menghirup) tergantung pada produk dan berapa banyak yang telah ditelan atau dihirup.

Beberapa gejala yang timbul bisanya, sulit bernapas, pembengkakan tenggorokan, bibir, dan lidah, kehilangan penglihatan (jika produk mengenai mata), gejala gastrointestinal (termasuk muntah berulang kali atau disertai dengan darah), sakit perut parah, dan tekanan darah rendah.

Lalu kapan sebaiknya mengunjugi dokter? Segera memeriksakan diri ke dokter setelah menelan, baik secara sengaja maupun tidak seteguk sabun atau sampo atau saat Anda mengalami gejala keracunan.

Namun, jika seseorang hanya mengonsumsi sedikit sabun atau sampo, mereka harus minum beberapa teguk air dan lihat apakah ada gejala yang muncul.

Selain itu, jika seseorang telah mengonsumsi sabun pembersih, ia harus segera mendapatkan perhatian medis.

Saat mengalami keracunan sabun atau sampo, orang akan mendapatkan penanganan menggunakan tabung pernapasan, obat pereda nyeri, pemeriksaan paru-paru dan saluran udara, pemeriksaan pipa makanan dan perut.

Keracunan sabun atau sampo bisa sangat memengaruhi kesehatan. Jadi penting untuk mendapatkan perawatan segera untuk mencegah komplikasi parah, termasuk kerusakan otak, kerusakan organ, atau kematian jaringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci

Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci

Health | Selasa, 16 Desember 2025 | 14:28 WIB

Sadis! Pasangan Kawin Lari Ditembak Mati di Pakistan, Viral di Medsos

Sadis! Pasangan Kawin Lari Ditembak Mati di Pakistan, Viral di Medsos

News | Senin, 21 Juli 2025 | 15:25 WIB

Siapa Muhammad Fadhil Arief? Bupati Batanghari Viral Marah Gegara Balon Terbang dan Tahan SK PPPK

Siapa Muhammad Fadhil Arief? Bupati Batanghari Viral Marah Gegara Balon Terbang dan Tahan SK PPPK

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:29 WIB

Kenapa Andini Permata Viral dan Diburu Warganet?

Kenapa Andini Permata Viral dan Diburu Warganet?

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 10:48 WIB

Siapakah Andini Permata? Viral Video Bareng Bocil hingga Link Video Syur

Siapakah Andini Permata? Viral Video Bareng Bocil hingga Link Video Syur

News | Senin, 07 Juli 2025 | 15:04 WIB

Viral Istilah "Ang Ang Ang" di Medsos, Benarkah Artinya Kamu dalam Bahasa Minang?

Viral Istilah "Ang Ang Ang" di Medsos, Benarkah Artinya Kamu dalam Bahasa Minang?

Lifestyle | Kamis, 19 September 2024 | 14:07 WIB

Dikenal Kompleks hingga Pengaruhi Seluruh Organ Pencernaan, Kanker Gastrointestinal Perlu Penanganan Komprehensif

Dikenal Kompleks hingga Pengaruhi Seluruh Organ Pencernaan, Kanker Gastrointestinal Perlu Penanganan Komprehensif

Health | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 10:30 WIB

Makan Pisang Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Kanker, Ini Temuan Peneliti!

Makan Pisang Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Kanker, Ini Temuan Peneliti!

Health | Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:26 WIB

Kabar Baik, Nutrisi Pati Resisten Dapat Mengurangi Risiko Kanker Perut

Kabar Baik, Nutrisi Pati Resisten Dapat Mengurangi Risiko Kanker Perut

Health | Kamis, 28 Juli 2022 | 11:00 WIB

Temuan Peneliti, Makan Pisang yang Masih Hijau Bisa Turunkan Risiko Kanker

Temuan Peneliti, Makan Pisang yang Masih Hijau Bisa Turunkan Risiko Kanker

Health | Rabu, 27 Juli 2022 | 13:55 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB