Heboh Daun Tanaman Tapak Dara Bisa Sembuhkan Kanker, Benarkah?

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:15 WIB
Heboh Daun Tanaman Tapak Dara Bisa Sembuhkan Kanker, Benarkah?
Manfaat tanaman tapak dara (Pixabay/naturepost))

Suara.com - Di Indonesia, tanaman tapak dara mungkin sudah tak asing lagi. Tanaman ini biasa tumbuh di halaman rumah warga atau semak-semak.

Baru-baru ini tanaman tapak dara cukup ramai diperbincangkan di Facebook. Banyak orang mempercayai tanaman tapak dara ini dapat menyembuhkan penyakit kanker.

Salah satunya Nieng Mutiara Nasa yang mengunggah air rebusan tapak dara beserta tanamannya. Ia berusaha meyakinkan bahwa minum air rebusan tapak dara sudah terbukti ampuh mengobati kanker.

"Siapa yg punya tanaman bunga ini. Ini diambil daunnya direbus bisa dan manjur sekali untuk pengobatan sakit kanker, sudah ada bukti saudara teman aku asal negara Filipina bisa sembuh total," tulis Nieng di Facebook.

Bahkan ia juga meyakinkan bahwa air rebusan daun tapak dara juga sangat bagus untuk pasien kanker leukemia jenis apapun. meskipun minum air ini terasa sangat pahit.

"Ada tambahan info ternyata bunga ini untuk semua jenis kanker ganas leukemia jangan ragu untuk meminumnya tapi rasanya pait banget seperti paitnya empedu," tambahnya.

Manfaat tanaman tapak dara (Facebook/Nieng Mutiara Nasa)
Manfaat tanaman tapak dara (Facebook/Nieng Mutiara Nasa)

Melansir dari Royal Botanic Garden, tanaman tapak dara ini juga dikenal sebagai periwinkle Madagaskar atau Vinca Rosea.

Tanaman ini telah digunakan sebagai pengobatan tradisional Tiongkok sejak lama guna mengobati berbagai macam penyakit, seperti diabetes hingga depresi.

Temuan terbaru, tanaman ini juga mengandung senyawa khusus yang memiliki sifat melawan kanker. Bahkan tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati limfoma dan leukemia hodgkin.

Para ilmuwan menemukan senyawa yang bersifat anti-kanker ini di biosintesis oleh alkaloid tanaman tapan dara. Alkaloid adalah senyawa kaya nitrogen yang diproduksi oleh tanaman.

Di Afrika, rebusan daun tanaman tapak dara ini juga digunakan dalam pengobatan tradisional mengatasi diabetes dan malaria.

Manfaat air rebusan daun tanaman tapak dara (Manfaat tanaman tapak dara (Facebook/Nieng Mutiara Nasa)
Manfaat air rebusan daun tanaman tapak dara (Manfaat tanaman tapak dara (Facebook/Nieng Mutiara Nasa)

Mereka menggunakan serbuk daunnya untuk mengobati radang dan nyeri sendi. Infus daunnya digunakan untuk mengendalikan pendarahan hebat saat menstruasi dan kram perut.

Ekstrak rebusan daunnya juga bermanfaat melindungi kulit dari sengatan serangga, seperti lebah. Lalu rebusan daunnya juga ampuh mengatasi gangguan pencernaan dan sembelit.

Selain daunnya, Anda juga bisa menggunakan akar tanamannya dengan cara direbus sebagai obat pencahar dan mengatasi sakit gigi.

Air rebusan akar tanaman tapak dara juga berguna untuk mengobati parasit usus dan disentri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:09 WIB

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:34 WIB

Rumah Singgah Peninggalan Julia Perez Bernasib Tragis, Rusak Tak Ada Biaya untuk Renovasi

Rumah Singgah Peninggalan Julia Perez Bernasib Tragis, Rusak Tak Ada Biaya untuk Renovasi

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 12:34 WIB

Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin

Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 21:00 WIB

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB