Sakit Kepala Akibat Lama Menatap Layar Komputer, Ini Cara Mengatasinya

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Rabu, 17 Juli 2019 | 11:00 WIB
Sakit Kepala Akibat Lama Menatap Layar Komputer, Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi sakit kepala lama menatap komputer. (Shutterstock)

Suara.com - Sakit Kepala Akibat Lama Menatap Layar Komputer, Ini Cara Mengatasinya.

Pekerja kantoran kini juga mengharuskan banyak pegawai untuk mengerjakan tugas melalui laptop atau komputer.

Hingga melihat layar komputer terlalu lama menyebabkan sakit kepala pun bisa sering dirasakan. 

Kondisi ini tentu bisa menghambat aktivitas dan pekerjaan Anda. Untuk itu, agar pekerjaan dan kegiatan dapat berjalan lancar, Anda perlu mengatasi rasa sakit ini. 

Di dalam dunia kesehatan, terdapat istilah CVS atau Computer Vision Syndrome alias sindrom penglihatan komputer. Sindrom yang berkaitan dengan komputer ini dapat memengaruhi kesehatan mata dan area leher hingga kepala Anda.

Oleh karena itu, tidak jarang orang yang terlalu lama melihat layar komputer mengeluhkan sakit kepala dan memiliki masalah penglihatan. Kondisi ini disebabkan oleh fokus dan gerak mata yang hanya tertuju pada satu arah dalam waktu yang lama.

Semakin lama Anda memerhatikan satu titik, semakin berat pula dampak yang ditimbulkan.

Pada tahun 2014 dilakukan sebuah penelitian yang melibatkan 500 mahasiswa dari Uni Emirat Arab. Di dalam penelitian tersebut ditemukan hampir separuh mahasiswa memiliki gangguan penglihatan dan kesehatan lainnya.

Mulai dari sakit kepala hingga mata kering dan lelah mereka keluhkan. Hal tersebut ternyata disebabkan oleh jarak pandang dan durasi penggunaan komputer tanpa istirahat yang mereka lakukan selama mengikuti perkuliahan atau sehari-hari.

Walaupun mungkin tidak memberikan efek jangka panjang, sakit kepala karena melihat layar komputer terlalu lama dapat menghambat aktivitas.

Itu sebabnya, penting bagi Anda mengetahui cara mengatasi sakit kepala akibat menatap layar terlalu lama.

Umumnya, sakit kepala akibat terlalu lama melihat layar komputer disebabkan oleh mata yang kurang beristirahat. Itu sebabnya, salah satu cara paling ampuh mengatasi masalah ini adalah beristirahat.

Selain menjauhkan diri layar komputer, Anda juga bisa melakukan beberapa hal berikut dilansir Hello Sehat.

1. Latihan pernapasan

Pada saat sedang duduk di depan layar komputer, cobalah untuk melakukan latihan pernapasan sambil menutup mata.

Mulailah mengambil napas dengan panjang dan perlahan beberapa kali, lalu buang secara perlahan. Lakukan hal ini beberapa kali sampai sakit kepala Anda terasa berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Kecerdasan Buatan, Komputer di Australia Kini Rancang Obat Influenza

Punya Kecerdasan Buatan, Komputer di Australia Kini Rancang Obat Influenza

Health | Rabu, 03 Juli 2019 | 14:14 WIB

Tak Sulit, Ini 6 Cara Agar Terhindar dari Migrain

Tak Sulit, Ini 6 Cara Agar Terhindar dari Migrain

Health | Selasa, 02 Juli 2019 | 06:25 WIB

Sakit Kepala Hebat, Ternyata Ada Kayu Nyangkut Dalam Otak

Sakit Kepala Hebat, Ternyata Ada Kayu Nyangkut Dalam Otak

Health | Selasa, 25 Juni 2019 | 16:50 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB