Makan Taco Terlalu Cepat dan Tanpa Dikunyah, Nyawa Pria Ini Tak Tertolong

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:29 WIB
Makan Taco Terlalu Cepat dan Tanpa Dikunyah, Nyawa Pria Ini Tak Tertolong
Pria meninggal setelah makan banyak taco (Pixabay/stina_magnus)

Suara.com - Dana Hutchings, seorang pria asal Amerika Serikat ini meninggal dunia usai lomba makan taco setelah mengikuti pertandingan baseball.

Sebelum meninggal, Dana Hutchings sempat dilarikan ke rumah sakit karena jatuh pingsan setelah makan banyak taco.

Sayangnya, nyawa Dana Hutchings tidak bisa terselamatkan. Tim medis lantas melakukan otopsi untuk mengungkap penyebab kematian Dana.

Matthew Boyland yang sempat menonton Dana lomba makan taco mengaku melihat pria 41 tahun itu melahap banyak sekali taco.

"Dia makan begitu cepat dibandingkan dua lawannya," katanya, dikutip dari The Hans India.

Ia mengira Dana belum pernah mengonsumsi taco sebelumnya. Itu karena Dana makan terlalu cepat, bahkan terlihat langsung menelan taconya tanpa mengunyah dulu.

Taco, salah satu camilan populer. (Shutterstock)
Taco, salah satu camilan populer. (Shutterstock)

Saksi mengatakan, Dana mulai pingsan setelah perlombaan makan taco itu berlangsung selama 7 menit. Saat itu pula kompetisi tersebut langsung dihentikan.

Pihak yang mengadakan perlombaan makan taco pun turut prihatin atas kematian Dana. Mereka juga sempat menunda pengumuman pemenang di tengah duka.

"Kami sangat sedih mengetahui bahwa ada peserta yang harus menjalani perawatan medis setelah pertandingan. Kami juga menyampaikan doa dan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hutchings," kata Presiden Fresno Grizzlies Derek Franks.

Akira Back Tacos, salah satu menu andalan Akira Back Restaurant. (Foto: suara.com/Firsta Nodia)
Akira Back Tacos, salah satu menu andalan Akira Back Restaurant. (Foto: suara.com/Firsta Nodia)

Melansir dari Independent, makan terlalu cepat bisa mengembangkan sindrom metabolik, penambahan berat badan dan meningkatkan glukosa darah.

“Ketika orang makan cepat, mereka cenderung tidak merasa kenyang dan lebih cenderung makan berlebihan. Makan cepat menyebabkan fluktuasi glukosa yang lebih besar, yang dapat menyebabkan resistensi insulin," kata Takayuki Yamaji, ahli jantung di Universitas Hiroshima di Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Sang Ayah Asyik Main HP, Balita 4 Tahun Tewas Kepanasan di Mobil

Akibat Sang Ayah Asyik Main HP, Balita 4 Tahun Tewas Kepanasan di Mobil

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 13:26 WIB

Kaki Terluka Akibat Tali Sepatu, Wanita Muda ini Nyaris Meninggal Dunia.

Kaki Terluka Akibat Tali Sepatu, Wanita Muda ini Nyaris Meninggal Dunia.

Health | Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:15 WIB

Gejala dan Penyebab Glioblastoma, Kanker Otak Penyakit Agung Hercules

Gejala dan Penyebab Glioblastoma, Kanker Otak Penyakit Agung Hercules

Health | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 06:35 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB