Jangan Sepelekan, Pusar Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Sebabkan 4 Infeksi Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 18 Agustus 2019 | 07:45 WIB
Jangan Sepelekan, Pusar Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Sebabkan 4 Infeksi Ini
Bersihkan pusar agar tidak terjadi infeksi (Shutterstock)

Suara.com - Terdapat banyak lipatan yang memungkinkan penumpukan sel kulit mati, keringat, dan berbagai mikroorganisme dalam pusar

Menurut diplomat dari American Board of Dermatology dan pendiri Dr. Bailey Skin Care, Cynthia Bailey, MD., seperti daerah lain di tubuh Anda, pusar secara alami mengandung bakteri dan jamur.

Jika Anda tidak membersihkan pusar secara teratur dan kondisinya mendukung, mikroorganisme dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi, kata Edidiong Kaminska, MD, dokter kulit di Northwestern Memorial Hospital, kepada SELF.

Berikut beberapa infeksi pusar yang bisa Anda dapatkan jika tidak membersihkannya secara rutin.

1. Infeksi Staph

Menurut Jules Lipoff, MD, asisten profesor dermatologi di Perelman School of Medicine, University of Pennsylvania, bakteri Staphylococcus aureus sering mejadi penyebab infeksi pusar karena cenderung menyebabkan banyak infeksi kulit pada umumnya.

Infeksi staph bisa bermanifestasi dalam beberapa cara termasuk impetigo, menurut American Academy of Dermatology (AAD).

Ilustrasi membersihkan pusar. (Shutterstock)
Ilustrasi membersihkan pusar. (Shutterstock)

Impetigo non-bulosa dapat menyebabkan gejala seperti luka gatal yang pecah dan meninggalkan kulit merah, mentah, bersama dengan kerak kuning.

Sedangkan impetigo bulosa, dapat menyebabkan lepuh berisi cairan yang retak terbuka dan meninggalkan luka berkerak.

Infeksi kulit Staph juga bisa menyebabkan abses, menurut Manual Merck. Ini adalah kantong kecil nanah hangat yang terletak di bawah kulit.

2. Infeksi strep

Bakteri Streptococcus adalah penyebab umum lain. Streptococcus juga dapat menyebabkan impetigo. Selain itu, juga menyebabkan selulitis yang biasanya terjadi ketika bakteri streptokokus Grup A masuk ke tubuh melalui celah di kulit seperti luka, menurut US Library of Medicine.

Selulitis dapat menyebabkan ruam yang menyakitkan, merah, nyeri, serta bengkak yang mungkin melepuh dan berkeropeng.

Ilustrasi pusar (Shutterstock)

3. Infeksi jamur

Istilah medis untuk infeksi jamur ini adalah kandidiasis. Berdasarkan laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kondisi itu terjadi ketika Candida (ragi) yang biasanya hidup di kulit Anda tumbuh di luar kendali. Gejalanya seperti ruam merah, kulit bersisik, gatal, dan terbakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjadi Lagi, Pendengaran Wanita Ini Rusak Permanen akibat Cotton Bud

Terjadi Lagi, Pendengaran Wanita Ini Rusak Permanen akibat Cotton Bud

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 15:30 WIB

Perempuan Muda Suka Mengompol Mendadak, Kenapa?

Perempuan Muda Suka Mengompol Mendadak, Kenapa?

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 08:25 WIB

Tragis, Biaya Berobat Penyakit karena Kebakaran Hutan Hampir Rp 2 Triliun

Tragis, Biaya Berobat Penyakit karena Kebakaran Hutan Hampir Rp 2 Triliun

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 19:24 WIB

Waspada, Cara Membersihkan Rumah yang Salah Justru Sebabkan Penyakit

Waspada, Cara Membersihkan Rumah yang Salah Justru Sebabkan Penyakit

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 06:50 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB