Asyik Isap Vape, Gadis Ini Dilarikan ke UGD Akibat Kesulitan Bernapas

Agung Pratnyawan | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 19 Agustus 2019 | 09:57 WIB
Asyik Isap Vape, Gadis Ini Dilarikan ke UGD Akibat Kesulitan Bernapas
Ilustrasi perempuan merokok pakai vape (Shutterstock)

Suara.com - Sejak vape atau rokok elektrik mulai dikenal masyarakat, tidak sedikit orang yang meninggalkan rokok konvensional.

Beberapa mengaku beralih ke rokok elektrik karena menganggap rokok ini tidak memiliki dampak kesehatan yang parah seperti rokok tembakau.

Padahal, nyatanya rokok elektrik atau vape memiliki risiko kesehatan terkait paru-paru juga. Seperti yang terjadi pada gadis asal Malaysia ini.

Melansir World of Buzz dari Oh My Media, seorang pengguna Twitter membagikan sebuah cuitan dari seorang perokok vape yang menghadapi kesulitan bernapas parah, Sabtu (17/8/2019).

Untuk menolongnya, ia harus dilarikan ke ruang UGD dengan segera. Dan di sana lah ia harus bernapas melalui alat bantuan pernapasan atau ‘nebulizer’ bagi penyakit asma.

"Enak kan mengidap vape, nah, sekarang dapat vape baru. Wkwkwk," tulis pengguna Twitter yang membagikan cuitan perokok.

Perokok elektrik dilarikanke UGD karena asma (Tiwtter/PelayarHighway)
Perokok elektrik dilarikanke UGD karena asma (Tiwtter/PelayarHighway)

Pada cuitan aslinya (yang sekarang sudah dihapus), salah seorang teman mengatakan sang gadis terserang asma karena terlalu banyak mengisap vape.

Tahu bahwa cuitannya viral, sang gadis membalas beberapa komentar warganet. Ia menjelaskan dirinya sudah menderita asma sejak kecil dan apa yang dialaminya tidak berhubungan dengan mengisap vape.

Pembelaan perokok (Tiwtter)
Pembelaan perokok (Tiwtter)

Padahal, kenyataannya ini berhubungan dan justru membuat gejala asma makin parah, menurut laporan Healthline.

Berdasarkan sebuah penelitian kecil pada 2017 menunjukkan peserta penelitian penderita asma yang merokok vape mengalami peningkatan iritasi secara signifikan dan butuh pemulihan dua kali lebih lama.

Tidak hanya memperparah asma, Department Kesehatan dan Layanan Manusia Amerika menyatakan banyak bahan aditif pada rokok elektrik yang berbahaya atau berpotensi membahayakan. Dari diacetyl hingga logam berat seperti timbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belasan Bulan Pakai Vape, Paru-Paru Remaja 18 Tahun Ini Penuh Lubang

Belasan Bulan Pakai Vape, Paru-Paru Remaja 18 Tahun Ini Penuh Lubang

Health | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 15:05 WIB

Viral, HP dan Vape Siswa Disita dan Direndam Air di Sulsel

Viral, HP dan Vape Siswa Disita dan Direndam Air di Sulsel

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 19:18 WIB

Teknik 'Buteyko Breathing', Benarkah Dapat Meringankan Penyakit Asma?

Teknik 'Buteyko Breathing', Benarkah Dapat Meringankan Penyakit Asma?

Health | Selasa, 16 Juli 2019 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB