Bayi Tya Ariestya Alami ISK, Ini Gejala dan Cara Penanganannya

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 03 September 2019 | 12:19 WIB
Bayi Tya Ariestya Alami ISK, Ini Gejala dan Cara Penanganannya
Bayi Tya Ariestya Alami ISK. (Instagram/@tya_ariestya)

Suara.com - Infeksi Saluran Kencing atau ISK tak hanya bisa terjadi pada orang dewasa, tapi juga anak-anak dan bahkan bayi. Hal inilah yang dialami oleh putra kedua Tya Ariestya, yang dinamakan Muhammad Kalundra Ratinggang.

Dalam postingan Instagram pribadinya @tya_ariestya, artis yang juga seorang atlet taekwondo ini mengungkap kesedihannya, saat putranya yang ia lahirkan 30 April 2019 lalu mengalami ISK.

Bayi Tya Ariestya Alami ISK. (Instagram/@tya_ariestya)
Bayi Tya Ariestya Alami ISK. (Instagram/@tya_ariestya)

"Anak soleh ini lagi ISK (Infeksi Saluran Kencing). Agak nyesel beneeerrr sebelum 3 bulan usia Kalundra gak jadi sunat!" tulis Tya dalam postingan yang ia unggah Jumat (30/8/2019).

Lebih lanjut, Tya menjelaskan bahwa Kalundra diketahui mengalami ISK karena kenaikan berat badannya tidak optimal dari bulan ke bulan, khususnya pada bulan ketiga dan keempat.

"Bulan 1 naik 1,5 kg, bulan 2 naik 1 kg, bulan 3 naik 300 g, bulan 4 naik 300 g. Harusnya di bulan 3 atau 4 masih bisa naik 800 g-an. Alhamdulillah punya DSA @mel97819 di @rsiabundajakarta yang tanggap banget sama segala kondisi dan langsung suruh cek urine kultur & urine rutin," jelasnya lagi.

Istri Irfan Ratinggang ini selanjutnya memeriksakan kondisi Kalundra dengan cek urin sebanyak dua kali, di mana hasilnya terdapat bakteri dalam urin putra bungsunya ini, sehingga ia harus mengonsumsi antibiotik selama 10 hari tanpa putus.

Berbicara mengenai ISK pada bayi, dilansir dari About Kids Health, ISK terjadi ketika ada bakteri pada organ saluran kencing. Bakteri penyebab infeksi saluran kencing dapat memengaruhi ginjal, kandung kemih, dan tabung yang mengalir di antara mereka.

Biasanya, bakteri muncul karena beberapa sebab, iritasi yang disebabkan busa sabun mandi atau sampo, menyeka secara sembarangan setelah buang air besar, hingga popok yang digunakan terlalu lama.

Berikut gejala ISK yang harus Anda waspadai pada si kecil:

  • Buang air kecil yang sering atau menyakitkan
  • Mengompol di siang atau malam hari
  • Urin berbau busuk
  • Demam
  • Perut terasa sakit di bagian bawah
  • Sulit makan
  • Muntah

Jika anak Anda mengalami gejala ISK, hubungi dokter sesegera mungkin. Dokter akan melakukan kultur urin dengan memeriksa urin mereka. Terkadang kateter kecil dimasukkan dengan sangat hati-hati ke dalam kandung kemih untuk mengambil sampel urin.

Sambil menunggu hasil kultur urin selama beberapa hari, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Usahakan untuk tidak melupakan dosis, dan pastikan anak Anda mengonsumsi semua obat yang diresepkan.

Si kecil mungkin akan merasa lebih baik dalam waktu 48 jam setelah memulai pengobatan. Namun, jangan menghentikan pengobatan hanya karena mereka merasa lebih baik. Berikan antibiotik untuk jangka waktu yang sudah ditentukan, untuk mencegah ISK kambuh kembali.

Sementara itu, berikut adalah beberapa cara lain untuk membantu anak Anda:

  • Beri mereka banyak cairan untuk membantu membersihkan infeksi.
  • Jika buang air kecil mereka menyakitkan, atau jika mereka demam di atas 38,5 ° C, berikan anak Anda acetaminophen atau ibuprofen sesuai petunjuk.
  • Dua hari setelah mulai minum antibiotik, bawa anak Anda kembali ke dokter untuk mengetahui hasil kultur urin dan untuk memastikan antibiotik bekerja dengan baik. Dokter mungkin akan memeriksa kembali urin anak Anda dalam beberapa minggu.
  • Jika anak Anda sakit punggung atau mulai kesakitan, bawalah segera ke dokter. Juga bawa mereka ke dokter jika demam atau kencing yang menyakitkan tersebut berlangsung lebih dari 48 jam setelah mereka mulai minum antibiotik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Muda Suka Mengompol Mendadak, Kenapa?

Perempuan Muda Suka Mengompol Mendadak, Kenapa?

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 08:25 WIB

Alami Berbagai Kendala, Tya Ariestya Melahirkan secara Caesar

Alami Berbagai Kendala, Tya Ariestya Melahirkan secara Caesar

Entertainment | Kamis, 02 Mei 2019 | 18:29 WIB

Buang Air Kecil Lebih dari 4 Kali Sehari? Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis!

Buang Air Kecil Lebih dari 4 Kali Sehari? Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis!

Health | Kamis, 25 April 2019 | 07:25 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB