Jahe untuk Atasi Mual, Seberapa Efektif?

Vika Widiastuti Suara.Com
Kamis, 05 September 2019 | 15:15 WIB
Jahe untuk Atasi Mual, Seberapa Efektif?
Teh jahe. (Shutterstock)

Suara.com - Selain menjadi bumbu masakan, jahe juga terkenal sebagai obat tradisional sejak dahulu. Jahe mengandung senyawa bioaktif dan nutrisi yang sehat dan bisa dikonversikan menjadi bubuk, jus, serta minyak, baik dari jahe kering atau segar.

Dilansir dari medicaldaily, salah satu manfaat jahe yang terbukti adalah mengatasi mual. Dokter telah merekomendadikan batas 3 sampai 4 gram ekstrak herbal per hari, tetapi penelitian menyarankan hal lain.

Beberapa penelitian menggunakan 170 miligram ekstrak jahe, sementara yang lain memecah 2.000 miligram menjadi dosis yang lebih kecil.

Sementara itu, Food and Drug Administration (FDA) mengatakan, jahe secara umum aman dalam dosis yang kecil. Sementara,  dosis yang lebih tinggi bisa menyebabkan efek ringan pada pencernaan seperti diare, sakit perut, dan mulas.

Jahe dapat ditambahkan ke teh, minyak esensial, dan dikonsumsi dalam bentuk kristal. Berikut beberapa manfaat jahe untuk mengatasi mual.

Minyak jahe. (Shutterstock)
Minyak jahe. (Shutterstock)

1. Saat hamil

Kebanyakan wanita yang sedang hamil akan mengalami mual. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada 67 wanita mengungkapkan bahwa mengonsumsi 1.000 miligram jahe bisa mengurangi mual di pagi hari pada wanita hamil selama minggu ke-13.

Namun, review lain dari 12 studi mengatakan, wanita yang pernah mengalami keguguran sebelumnya atau sedang mendekati persalinan tidak boleh mengonsumsi ekstrak jahe dalam dosis tinggi karena akan meningkatkan risiko pendarahan.

2. Mabuk perjalanan

Baca Juga: Jahe Ternyata Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 4 Resep untuk Mengonsumsinya

Mabuk perjalanan biasanya terjadi selama naik perahu atau mobil. Nah, jahe bisa menjaga tekanan darah tetap konstan dan memastikan sistem pencernaan tetap stabil, kedua faktor ini bisa mengurangi mual.

Sebuah studi telah dilakukan terhadap 13 orang yang mabuk perjalanan. Mereka diberi 1 atau 2 gram jahe sebelum perjalanan. Hal ini ternyata mengurangi mual dan masalah pencernaan.

Namun, penelitian ini kurang konsisten dengan penelitian baru sehingga perlu dilakukan investigasi lebih lanjut tentang manfaat kesehatan dari jahe untuk mengatasi mabuk perjalanan.

Ilustrasi mual. (Shutterstock)

3. Gangguan gastrointestinal

Orang-orang yang mengalami sindrom iritasi usus besat (IBS) bisa mengonsumsi jahe untuk menghindari gangguan pencernaan dan kembung. Selain itu, juga membantu mengosongkan perut lebih cepat dan mencegah mual akibat masalah pencernaan.

4. Kemoterapi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI