Jantung Sehat dengan Nutrisi Pas, Ini Kiat Memilih Makanan ala Rachel Olsen

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Senin, 23 September 2019 | 12:22 WIB
Jantung Sehat dengan Nutrisi Pas, Ini Kiat Memilih Makanan ala Rachel Olsen
Tips kesehatan di 2019 ala Rachel Olsen (Suara.com/ Adit Rianto/ Peter Rotti)

Suara.com - Jantung Sehat dengan Nutrisi Pas, Ini Kiat Memilih Makanan ala Rachel Olsen.

Kuliner Indonesia dikenal dengan sejuta ragam rasa yang menggoyang lidah. Mulai dari nasi padang, pempek, gudeg, rujak cingur dan masih banyak lagi. Semua masakan ini memiliki cita rasa spesial dan juga unik.

Tidak heran, baik masyarakat lokal maupun pelancong luar negeri merasa “dimanjakan” dengan sajian khas nusantara tersebut dari Sabang hingga Merauke.

Tetapi kalau kita telusuri dari sisi nutrisinya, ternyata tidak sedikit masakan lokal itu yang mengandung kolesterol tinggi. Masakan dengan kandungan yang kurang baik tersebut bisa mengakibatkan peningkatan berat badan dan potensi serangan jantung serta stroke. Berdasarkan dari dari World Health Organization (WHO), penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, yaitu 151 kasus / 100.000 orang.

Untuk memperingati Hari Jantung Sedunia, September ini Youvit turut berpartisipasi untuk menjalankan kampanye sosial #JantungkuSehat melalui event Media & Influencer Foodpedia di Yats Colony Hotel beberapa waktu lalu.

Rachel Olsen, Nutritition Expert vitamin gummy, mengatakan bahwa cara menjaga jantung sebenarnya cukup sederhana.

“Kalau kita ingin mencegah penyakit jantung, pertama yang perlu diperhatikan adalah intensitas untuk berolahraga dalam seminggu. Idealnya kalau kita bisa melakukannya minimal 150 menit per minggu, secara langsung kita membantu metabolisme tubuh agar lebih optimal lagi. Sehingga kita dapat menghindari penumpukan lemak maupun kalori dalam tubuh,” ujarnya dalam siaran press yang dikirimkan pada Suara.com.

“Selain itu, istirahat yang cukup juga dapat membantu untuk menyeimbangkan metabolisme harian tubuh. Kalau metabolisme optimal, berarti kita dapat mengurangi resiko penyumbatan pembuluh darah oleh lemak yang menyebabkan penyakit jantung,” lanjutnya lagi.

Menurut Rachel, hal lain yang cukup berpengaruh untuk kesehatan jantung adalah asupan nutrisi seimbang. Nah, pastinya makanan yang dikonsumsi setiap hari berperan penting juga untuk pencegahan.

"Hindari makanan yang digoreng dan berlemak. Kita sebaiknya makan lebih banyak biji-bijian, sayur dan buah-buahan. Karena makanan ini mengandung serat tinggi, lemak baik dan antioksidan yang bagus untuk mengeluarkan kolesterol maupun lemak jahat dalam pembuluh darah,” jelasnya memberikan tips untuk menjaga jantung tapi tetap bisa merasakan dengan memiliki kuliner nusantara yang tepat pengolahannya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Mengonsumsi Makanan yang Sama Tiap Hari, Ini 5 Alasannya!

Jangan Mengonsumsi Makanan yang Sama Tiap Hari, Ini 5 Alasannya!

Health | Sabtu, 21 September 2019 | 11:30 WIB

Bertaruh Nyawa Demi Hitler, Kisah Menyedihkan Taster Makanan Sang Fuhrer

Bertaruh Nyawa Demi Hitler, Kisah Menyedihkan Taster Makanan Sang Fuhrer

Lifestyle | Jum'at, 20 September 2019 | 11:36 WIB

Zodiak Kesehatan Jumat 20 September 2019: Gemini dan Libra Jaga Makan!

Zodiak Kesehatan Jumat 20 September 2019: Gemini dan Libra Jaga Makan!

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 06:35 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB