Cegah Anemia saat Haid, Ikuti 4 Langkah Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Rabu, 09 Oktober 2019 | 09:45 WIB
Cegah Anemia saat Haid, Ikuti 4 Langkah Ini
Ilustrasi nyeri haid. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap wanita memiliki pola haid masing-masing. Namun, beberapa mungkin sering mengalami menstruasi berat yang berlangsung lebih lama dari periode normal sehingga bisa menurunkan sel darah merah secara drastis.

Kondisi itu membuat hemoglobin dan zat besi ikut menurun sehingga rentan mengalami anemia. Untungnya, melansir Hellosehat, berikut sejumlah tips mencegah anemia saat menstruasi.

1. Mengonsumsi makanan tinggi zat besi

Zat besi adalah komponen penting pembentuk hemoglobin di dalam sel darah merah. Fungsinya mengikat oksigen dan membawanya ke seluruh tubuh. Tanpa asupan zat besi yang cukup, sel darah merah tidak bisa membawa oksigen dengan baik.

Demi mencegah anemia saat menstruasi, Anda bisa menambah konsumsi makanan tinggi zat besi seperti:

  • Sayuran berwarna hijau, misalnya bayam, kangkung, kale, dan brokoli
  • Daging merah dan hati
  • Kacang kedelai dan olahannya, kacang polong, kacang mede, lentil, serta chickpea
  • Biji labu dan quinoa
  • Makanan laut, terutama kerang dan tiram
  • Bahan makanan lain yang telah diperkaya dengan zat besi
Ilustrasi makan steak, daging merah. (Shutterstock)
Ilustrasi makan steak daging merah. (Shutterstock)

2. Konsumsi makanan yang membantu penyerapan zat besi

Penyerapan zat besi bisa terhambat oleh makanan tinggi kalsium, teh, kopi, serta produk susu. Jadi saat masa haid, coba batasi konsumsi makanan dan minuman tersebut untuk mencegah anemia.

Sebaliknya, Anda perlu mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi, seperti:

  • Jeruk, lemon, dan buah-buahan sitrus sejenisnya
  • Sumber vitamin A seperti paprika merah, wortel, dan aprikot
  • Mangga, melon, pepaya, semangka, dan buah-buahan kaya vitamin C lainnya
  • Daging ayam dan ikan

3. KB Hormon

Normalnya, produksi progesteron meningkat beberapa hari sebelum menstruasi. Dinding rahim pun menebal agar siap menopang pertumbuhan embrio. Menjelang menstruasi, jumlah progesteron semakin turun. Dinding rahim kian menipis dan luruh selama menstruasi.

Nah, ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan rahim menebal secara berlebihan. Akibatnya, Anda mengalami perdarahan menstruasi yang lebih parah sehingga membuat semakin rentan terhadap anemia.

Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)

KB hormon membantu mencegah anemia ketika menstruasi dengan menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Alat KB yang Anda gunakan mengandung hormon yang dapat menipiskan rahim sehingga Anda tidak mengalami perdarahan secara berlebihan.

4. Mengatasi masalah kesehatan yang jadi penyebabnya

Beberapa masalah kesehatan lain yang menyebabkan perdarahan hebat selama menstruasi antara lain tumor rahim, polip, gangguan fungsi ovarium, penggunaan KB non-hormonal, hingga kanker.

Jika itu belum ditangani, Anda akan tetap mengalami menstruasi berat yang menjadi pemicu anemia. Cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendeteksi masalah kesehatan pada tubuh Anda serta bagaimana penanganannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Panik, Bayi Perempuan yang Baru Lahir Umum Alami 'Menstruasi'

Tak Perlu Panik, Bayi Perempuan yang Baru Lahir Umum Alami 'Menstruasi'

Health | Rabu, 09 Oktober 2019 | 07:15 WIB

Dari Perawakan Pendek hingga Stres, Ini Konsekuensi Pubertas Dini

Dari Perawakan Pendek hingga Stres, Ini Konsekuensi Pubertas Dini

Health | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 08:05 WIB

Tidur dengan Lampu Menyala, Gadis 7 Tahun Alami Pubertas Dini

Tidur dengan Lampu Menyala, Gadis 7 Tahun Alami Pubertas Dini

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 20:05 WIB

Mengapa Wanita Sedang Haid Mudah Merasa Lapar? Ini Alasannya

Mengapa Wanita Sedang Haid Mudah Merasa Lapar? Ini Alasannya

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2019 | 14:20 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB