Disangka Sehat, Pola Hidup Vegetarian Ternyata Bisa Memicu Stroke

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 14:10 WIB
Disangka Sehat, Pola Hidup Vegetarian Ternyata Bisa Memicu Stroke
Ilustrasi diet vegetarian. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang berpikir menjalani gaya hidup vegetarian jauh lebih sehat karena menghindari konsumsi daging. Faktanya, pola hidup vegetarian justru tidak sebaik yang disangka kebanyakan orang.

Menurut penelitian dalam British Medical Journal, vegetarian disebut memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke. Tetapi, risiko menderita penyakit jantung lebih rendah daripada orang yang mengonsumsi daging.

Studi EPIC Oxford dilansir dari mirror.co.uk, penelitian tentang vegetarian berisiko stroke ini sudah seharusnya menjadi perhatian. Apalagi pola hidup vegetarian semakin populer di kalangan masyarakat.

Hasil studi memang menunjukkan bahwa diet vegetarian memberikan perlindungan lebih terhadap penyakit jantung koroner. Tetapi, pola hidup seperti ini tidak berlaku untuk mencegah stroke.

Temuan dari studi Oxford menunjukkan bahwa pemakan ikan dan vegetarian memiliki tingkat risiko penyakit jantung, masing-masing 13 persen dan 22 persen yang lebih rendah daripada pemakan daging.

Penyakit stroke (Shutterstock)
Penyakit stroke (Shutterstock)

Lalu, penelitian lain juga menemukan bahwa vegetarian pun memiliki risiko stroke 20 persen lebih tinggi daripada pemakan daging.

Namun, orang yang menjalani pola hidup vegetarian tidak perlu khawatir perihal risiko stroke. Hal itu karena masih ada faktor lain yang memicu seseorang menderita stroke.

Perlu dipahami, vegetarian juga memiliki asupan natrium yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemakan daging.

Ilustrasi diet vegetarian. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi diet vegetarian. (Sumber: Shutterstock)

Sebaliknya, orang pemakan daging memiliki asupan protein lebih tinggi yang meningkatkan asupan energi dibandingkan vegetarian.

Sebagian besar ahli gizi hanya menyarankan orang vegetarian memerhatikan asupan vitamin B12. Hal itu karena vitamin B12 cukup sedikit diperolah dari sayuran. Meskipun begitu, belum ada bukti kuat kekurangan vitamin B12 bisa memicu stroke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Stres yang Picu Kaum Urban Rentan Terkena Penyakit Jantung

Ini Stres yang Picu Kaum Urban Rentan Terkena Penyakit Jantung

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:36 WIB

Nyeri Dada Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Kenali Ciri-cirinya

Nyeri Dada Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Kenali Ciri-cirinya

Health | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 06:35 WIB

Image Vape Bikin Orang Terlihat Keren, Salah Medsos?

Image Vape Bikin Orang Terlihat Keren, Salah Medsos?

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:22 WIB

Tak Hanya Pengaruhi Kesehatan, Pola Makan Ini Juga Bisa Merusak Lingkungan

Tak Hanya Pengaruhi Kesehatan, Pola Makan Ini Juga Bisa Merusak Lingkungan

Health | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 06:15 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB