Viral, Lelaki Ini Bagikan Kisah Sukses Turunkan Berat Badan di Twitter

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 15 Oktober 2019 | 06:00 WIB
Viral, Lelaki Ini Bagikan Kisah Sukses Turunkan Berat Badan di Twitter
Ilustrasi diet sehat untuk lelaki. (Shutterstock)

3. Olahraga

Ilustrasi olahraga sambil mendengarkan musik. (Shutterstock)
Ilustrasi olahraga sambil mendengarkan musik. (Shutterstock)

Meski kata dia, dengan defisit kalori saja berat badan bisa turun, namun karena sudah berniat memperbaiki pola makan yang lebih sehat, maka sebaiknya imbangi dengan olahraga.

"Olahraga yang ringan dulu seperti jogging outdoor, sit up, HIIT Cardio, seminggu dua atau tiga kali. Tapi saya sampai saat ini belum nyoba fitness/gym, hehe..," tulisnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan mengenai intensitas olahraganya yang semakin lama semakin meningkat. "Awalnya jogging santai cuma 4 putaran stadion, bisa ditingkatkan jadi 8 putaran dalam 30 menit. Gak ngoyo banget, yang penting gerak! Dan ternyata dengan diimbangi olahraga, weight loss/fat loss makin terbantu."

4. Berhenti ngemil

Ilustrasi mengemil di malam hari. (Shutterstock)
Ilustrasi mengemil di malam hari. (Shutterstock)

Banyak camilan yang kalorinya besar, sehingga kata Krisna perlu dikurangi. Ngemil buah boleh, tapi jangan berlebihan, karena bagaimanapun juga dalam buah terdapat kandungan gula.

Ada beberapa makanan yang ia hindari atau kurangi untuk mengemil, seperti gorengan, makanan bersantan, keripik dan segala jenis kerupuk, roti, kue kering, dan olahan tepung dan gula lainnya, camilan dengan MSG, makanan cepat saji, hingga minum-minuman manis atau soda.

"Olahraga rajin tapi ngemil sembarangan jalan terus, ya sulit untuk weight loss/fat loss. Intinya, untuk weight loss itu, kalori masuk < kalori keluar," tekan dia.

5. Konsisten
"Kalau sudah dimulai (dietnya), biasanya ujian berikutnya adalah konsisten, disiplin, dan jangan menyerah. Saya sendiri masih belajar, dan terus belajar menjaga pola makan yang lebih sehat, yang bisa diterapkan seterusnya," tulis dia.

baca juga

Krisna juga menekankan jika tidak ada yang instan, khususnya dalam usaha penurunan berat badan karena semuanya butuh proses. Paling tidak tiga bulan untuk melihat hasilnya, itu jika kamu konsisten.

"Baru 2 minggu nyoba diet tapi berharap berat badan turun banyak ya lumayan sulit. Sabar! Kalo mau yang instan ya sedot lemak," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berat Badan Solbin 'Laboum' Turun 12 Kg karena Kacang Polong, Kok Bisa?

Berat Badan Solbin 'Laboum' Turun 12 Kg karena Kacang Polong, Kok Bisa?

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:50 WIB

Punya Sakit Maag Tidak Boleh Diet, Mitos atau Fakta?

Punya Sakit Maag Tidak Boleh Diet, Mitos atau Fakta?

Health | Rabu, 09 Oktober 2019 | 22:00 WIB

Makan Burger Tiap Hari, Pelatih Pribadi Ini Tetap Bisa Turunkan Berat Badan

Makan Burger Tiap Hari, Pelatih Pribadi Ini Tetap Bisa Turunkan Berat Badan

Health | Senin, 07 Oktober 2019 | 20:30 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×