Diet Air Putih adalah Cara Buruk Menurunkan Berat Badan, Ini Sebabnya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 31 Oktober 2019 | 09:28 WIB
Diet Air Putih adalah Cara Buruk Menurunkan Berat Badan, Ini Sebabnya
Seorang perempuan melepas dahaga dengan minum air putih. [shutterstock]

Suara.com - Secara garis besar, ada dua jenis diet, yakni sehat dan tidak sehat. Tentunya, diet sehat tidak menimbulkan tubuh kekurangan nutrisi. Sebaliknya, diet tidak sehat cenderung berisiko buruk. Untuk diet air putih, ia masuk ke golongan yang kedua.

Diet air putih belakangan menjadi tren. Namun sayangnya, ia masuk kategori diet ekstrem.

Pada dasarnya, diet air putih ini mengharuskan seseorang untuk hanya minum air selama beberapa hari. Asupan lain seperti buah dan sayuran baru boleh ditambahkan begitu berat badan terlihat turun.

"Ini hanya nama lain untuk puasa," kata ahli diet terdaftar dan salah satu pendiri Appetite for Health , Julie Upton seperti dikutip dari Today.

Menurut Julie, diet air putih adalah cara yang buruk untuk menurunkan berat badan. "Anda akan sangat lapar dan kembali lagi ke pola makan normal setelah mencoba ini dan Anda akan menambah berat badan lagi," terangnya.

Ilustrasi minum air putih saat perut kosong. (Shutterstock)
Ilustrasi minum air putih saat perut kosong. (Shutterstock)

Menerapkan diet air putih cukup berisiko. Sebab ketika asupan utama tubuh adalah air, maka tubuh akan kehilangan nutrisi penting yang dibutuhkan. Tingkat metabolisme tubuh pun akan turun secara signifikan.

Hasilnya, diet air putih hanya akan memberi hasil jangka pendek. Tubuh akan kehilangan berat badan namun sebagian besar adalah air, bukan lemak.

"Anda kehilangan lebih banyak otot dibandingkan dengan orang yang kehilangan berat badan dari pengurangan kalori yang direkomendasikan 500-800 kalori per hari dari asupan normal mereka," terang Julie Upton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlu Diet atau Tidak ya? Ini 4 Tanda Berat Badan Anda Sudah Sehat

Perlu Diet atau Tidak ya? Ini 4 Tanda Berat Badan Anda Sudah Sehat

Health | Senin, 28 Oktober 2019 | 17:31 WIB

Penampilan Baru Curi Perhatian, Intip Rahasia Diet Sehat ala Adele

Penampilan Baru Curi Perhatian, Intip Rahasia Diet Sehat ala Adele

Lifestyle | Minggu, 27 Oktober 2019 | 08:33 WIB

Balas Dendam, Wanita Ini Diet Ketat lalu Ceraikan Suaminya setelah Kurus

Balas Dendam, Wanita Ini Diet Ketat lalu Ceraikan Suaminya setelah Kurus

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2019 | 16:05 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB