Viral Layangan Putus, Begini Dampak Psikologis pada Korban

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 06 November 2019 | 15:47 WIB
Viral Layangan Putus, Begini Dampak Psikologis pada Korban
Ilustrasi layangan putus. (Unsplash/sanjoy saha)

Suara.com - Sudah beberapa hari ini kisah Layangan Putus yang semula dibagikan oleh akun Facebook Mommi Asf viral di media sosial.

Padahal, tulisan itu sendiri sudah dihapus dan Mommi Asf pun meminta maaf kepada warganet yang telah membaca kisahnya.

"Iyaaa mommi hapus dulu. Mommi minta maaf kepada para pembaca.

Semoga para pembaca dan mommi selalu dilembutkan hati nya... mohon doa nya dari kakak kakak dan sahabat online semua, mommi dan anak anak selalu sehat dan berkumpul bersama yaa.. mereka kekuatan mommi, mohon doa segala yang baik utk mereka ya.. aaamiin," tulis Mommi Asf pada akunnya, Jumat (01/11/2019).

Unggahan ini pun banyak mendapatkan respon dari warganet yang bersimpati padanya.

Permintaan maaf mommi asf (Facebook/Mommi Asf)
Permintaan maaf mommi asf (Facebook/Mommi Asf)

Layangan Putus memang bercerita tentang seorang istri yang dikhianati oleh suaminya. Diketahui sang suami sudah menikah dengan perempuan lain tanpa sepengetahuan sang istri.

Hingga akhirnya mereka bercerai karena sang istri tidak kuat jika harus menjalani poligami.

"Pun selama setahun setengah menjalani poligami, yang aku rasakan memang kakiku sudah sakit sebelah. Ibarat dalam sisi medis, saran terbaiknya adalah mengamputasi kaki yang sudah luka dan membusuk, sebelum menjalar menyakiti organ lainnya," tulisnya saat itu.

Berdasarkan dari kisah ini, setiap masalah perselingkuhan tentu memiliki dampak. Baik bagi korban maupun pelaku.

Menurut psikolog klinis Kasandra Putranto, dampak psikologis pada korban peselingkuhan setiap orang berbeda sesuai kondisinya.

Ilustrasi suami selingkuh. (Shutterstock)
Ilustrasi suami selingkuh. (Shutterstock)

"Tergantung pada kekuatan dan resistensi mental mereka dalam menerima situasi yang terjadi. Kunci utama dari sebuah kondisi pasca-perselingkuhan adalah forgive (memaafkan) dan forget (melupakan)," jelas Kasandra pada Suara.com, Selasa (5/11/2019).

Ia menambahkan, jika korban perselingkuhan tidak dapat melakukan dua hal tersebut, tentu akan memberikan dampak sangat berat bagi korban.

"Memang membutuhkan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini," sambung Kasandra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Layangan Putus, Psikolog Sebutkan 4 Faktor Utama Perselingkuhan

Viral Layangan Putus, Psikolog Sebutkan 4 Faktor Utama Perselingkuhan

Health | Rabu, 06 November 2019 | 08:00 WIB

Kisah Layangan Putus, Suami yang Hilang Rupanya Honeymoon dengan Istri Muda

Kisah Layangan Putus, Suami yang Hilang Rupanya Honeymoon dengan Istri Muda

Lifestyle | Selasa, 05 November 2019 | 09:05 WIB

Kawin Lari dengan Perempuan Lain, Keluarga Istri Murka Bakar Rumah Suami

Kawin Lari dengan Perempuan Lain, Keluarga Istri Murka Bakar Rumah Suami

News | Sabtu, 02 November 2019 | 14:31 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB