Mengenal Hipoksia yang Diderita Nunung, Begini Cara Pengobatannya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 November 2019 | 14:23 WIB
Mengenal Hipoksia yang Diderita Nunung, Begini Cara Pengobatannya
Nunung Srimulat dan suami, Iyan Sambiran kembali menjalani sidang di PN Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019). [Yuliani/Suara.com]

Suara.com - Di tengah menjalani sidang kasus narkoba, Nunung Srimulat harus bolak-balik berobat ke rumah sakit karena mengalami gejala diabetes.

Sebelumnya, Nunung juga sempat dikabarkan mengalami depresi. Komedian 55 tahun ini juga pernah mengidap hipoksia 5 tahun lalu.

Anak sulung Nunung, Bagus Permadi, membenarkan bahwa ibunya pernah menderita hipoksia dan menjalani perawatan serius di Singapura.

"Pada tahun sekitar 2015 sekitar 5 tahunan yang lalu lah. Itu barengan sama depresinya itu mama ternyata juga kekurangan oksigennya itu. Penyakit yang di otaknya itu," jelas Bagus

Saat itu Nunung sering merasa pusing dan tegang di bagian leher hingga butuh terapi suntik di bagian kepalanya.

Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung bersiap menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (6/11). [Suara.com/Arya Manggala]
Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung bersiap menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (6/11). [Suara.com/Arya Manggala]

Hipoksia terjadi ketika organ tubuh kekurangan pasokan oksigen di jaringan. Melansir dari News-medical.net, kondisi ini bisa diobati dengan meningkatkan oksigenasi dan tekanan parsial oksigen dalam darah.

Pengobatan untuk penderita juga tergantung pada penyebab hipoksia. Dalam hal ini, aklimatisasi dapat membantu mengembalikan tekanan parsial oksigen sampai batas tertentu, meskipun tidak bisa mengembalikan sepenuhnya.

Bernapas dengan cepat juga bisa memasukkan lebih banyak oksigen ke paru-paru, tetapi juga tidak cukup untuk menormalkan pO2.

Salah satu metode paling penting untuk mengobati hipoksia adalah dengan memberikan oksigen guna meningkatkan konsentrasi oksigen yang dihirup. Caranya dengan meningkatkan tekanan parsial oksigen dalam darah dan memperbaiki hipoksia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Depresi, Nunung Mengidap Hipoksia dan Gejala Diabetes

Selain Depresi, Nunung Mengidap Hipoksia dan Gejala Diabetes

Entertainment | Rabu, 06 November 2019 | 19:33 WIB

Teknik Pernapasan Simple Ini dapat Selamatkan Nyawa Saat Serangan Jantung!

Teknik Pernapasan Simple Ini dapat Selamatkan Nyawa Saat Serangan Jantung!

Health | Sabtu, 02 November 2019 | 20:30 WIB

Agar Tak Seperti Nunung, Begini Cara Mengatasi Serangan Panik!

Agar Tak Seperti Nunung, Begini Cara Mengatasi Serangan Panik!

Health | Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:13 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB