Hati-Hati, Peralatan Dapur Berbahan Plastik Bisa Merusak Liver

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 13 November 2019 | 11:13 WIB
Hati-Hati, Peralatan Dapur Berbahan Plastik Bisa Merusak Liver
Peralatan masak berbahan plastik (Pexels/Mike)

Suara.com - Sendok dan spatula adalah peralatan dapur yang selalu digunakan setiap hari untuk memasak. Biasanya peralatan dapur ini terbuat dari bahan plastik.

Padahal peralatan dapur terbuat dari plastik bisa menghasilkan racun berbahaya yang bisa merusak hati dan tiroid ketika digunakan dalam suhu tinggi, terutama pada suhu di atas 70 derajat celcius.

Para ahli dilansir dari The Sun mengatakan peralatan daput berbaha plastik mengandung zat berbahaya oligomer yang bisa meresap ke makanan dalam suhu tinggi.

Jika zat oligomer tertelan dalam dosis tinggi, bahan kimia bahaya ini bisa memicu penyakit hati dan tiroid. Zat ini juga berkaitan dengan masalah infertilitas, kanker dan kolesterol tinggi.

Studi tahun 2016 dan 2017, para ahli mengungkapkan bahwa jumlah zat oligomer yang mengontaminasi makanan cukup tinggi.

Dapur dan peralatan masak. (Shutterstock)
Dapur dan peralatan masak. (Shutterstock)

Padahal orang hanya bisa menerima zat oligomer yang mencemari makanannya ini maksimal 1 kilo setiap harinya. Sehingga lebih dari 1 kilo per hari dianggap tidak aman untuk kesehatan.

Dalam studi tersebut para ilmuwan menemukan 70 persen peralatan dapur mengandung zat oligomer kurang dari 5 mg per kilo makanan. Tetapi, 30 persen peralatan daput berbahan plastik ini pelepasan zat oligomernya melebihi 5mg.

Sehingga peneliti menyimpulkan bahwa menelan oligomer dalam jumlah kecil, yakni 90 mikogram akan berbahaya bagi kesehatan seseorang, terutama yang memiliki berat badan 60 kg.

Penelitian lain juga mengatakan zat oligomer dalam dosis tinggi juga menyebabkan efek buruk pada hati dan tiroid yang disebabkan oleh metabolisasi.

Karena itu, Institut Federal Jerman untuk penelitian risiko (Bfr) menyarankan untuk menghindari pengguaan peralatan dapur berbahan plastik atau membatasi penggunaannya tidak dalam suhu tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Tantangan Indonesia dalam Mengelola Kemasan Bekas Pakai

Ini Tantangan Indonesia dalam Mengelola Kemasan Bekas Pakai

Lifestyle | Senin, 11 November 2019 | 23:20 WIB

Komisi VII Terus Soroti Sampah Plastik di Indonesia

Komisi VII Terus Soroti Sampah Plastik di Indonesia

DPR | Senin, 11 November 2019 | 14:05 WIB

Dapat Memberi Makan 28 Juta Orang Indonesia, Deretan Fakta Sampah Makanan

Dapat Memberi Makan 28 Juta Orang Indonesia, Deretan Fakta Sampah Makanan

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 14:16 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB