Tahan Sakit 5 Tahun, Dokter Temukan Ribuan Butir 'Boba' di Empedu Kakek Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 14 November 2019 | 17:55 WIB
Tahan Sakit 5 Tahun, Dokter Temukan Ribuan Butir 'Boba' di Empedu Kakek Ini
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pengguna Facebook bernama Arak Wongworachat mengunggah sebuah foto yang ia klaim sebagai isi dari perut kakek 60 tahun setelah menjalani operasi.

Terkesan mengerikan, foto tersebut justru memperlihatkan hal tak terduga dari isi perut sang kakek.

Arak mengatakan, sebelum operasi, kakek tersebut mengeluh demam dan sakit perut, serta mata yang terlihat menguning. Sang kakek juga mengaku tidak punya nafsu makan selama berhari-hari.

Setelah Arak yang berprofesi sebagai dokter itu melakukan pemeriksaan ultrasound, terungkap bahwa kantung empedu lelaki tersebut mengandung massa yang berat.

Unggahan arak (Facebook/arak.wongworachat)
Unggahan arak (Facebook/arak.wongworachat)

Lelaki tua itupun langsung menjalani operasi pengangkatan kantung empedu. Ketika sudah diangkat, kantung empedu tersebut dipotong secara hati-hati.

Tak terduga, Arak menemukan kantung empedu tersebut penuh dengan butiran hitam berjumlah lebih dari 800.

Isi empedu sang kakek (Facebook/arak.wongworachat)
Isi empedu sang kakek (Facebook/arak.wongworachat)

Meski sekilas terlihat seperti boba, rupanya penumpukan butiran hitam itu disebabkan oleh peradangan parah di kantung empedu, di mana organ vital ini penuh dengan nanah.

Melansir World of Buzz, ternyata lelaki tersebut sudah menderita kondisi ini selama lebih dari lima tahun tanpa bantuan medis.

Isi empedu sang kakek (Facebook/arak.wongworachat)
Isi empedu sang kakek (Facebook/arak.wongworachat)

Arak mengatakan, tujuannya mengunggah foto tersebut adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka apabila merasa tidak sehat demi mencegah hal yang lebih parah seperti ini.

Diunggah pada Minggu (10/11/2019) kemarin, unggahan ini telah menjadi viral dengan lebih dari 25 ribu pengguna Facebook menyukai informasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orthokeratology, Metode Koreksi Mata Minus dan Silinder Tanpa Operasi

Orthokeratology, Metode Koreksi Mata Minus dan Silinder Tanpa Operasi

Health | Rabu, 13 November 2019 | 17:30 WIB

Tak Cuma Via Vallen, 4 Seleb Ini juga 'Manglingi' karena Wajah Bengkak

Tak Cuma Via Vallen, 4 Seleb Ini juga 'Manglingi' karena Wajah Bengkak

Lifestyle | Rabu, 13 November 2019 | 11:56 WIB

Mas Kawin Kurang, Diam-Diam Suami Jual Salah Satu Ginjal Sang Istri

Mas Kawin Kurang, Diam-Diam Suami Jual Salah Satu Ginjal Sang Istri

Health | Minggu, 27 Oktober 2019 | 16:15 WIB

Merasa Tidak Nyaman dan Sakit Perut Setelah Makan? Bisa Jadi Ini Sebabnya

Merasa Tidak Nyaman dan Sakit Perut Setelah Makan? Bisa Jadi Ini Sebabnya

Health | Rabu, 23 Oktober 2019 | 21:45 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB