Kolaborasi Pemerintah-Swasta Atasi Pembiayaan Cakupan Kesehatan Semesta

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Rabu, 20 November 2019 | 12:30 WIB
Kolaborasi Pemerintah-Swasta Atasi Pembiayaan Cakupan Kesehatan Semesta
Kolaborasi pemerintah-swasta atasi pembiayaan cakupan kesehatan semesta. (Dok UHC)

Suara.com - Kolaborasi Pemerintah-Swasta Atasi Pembiayaan Cakupan Kesehatan Semesta

Setengah dari populasi di dunia belum mendapatkan akses layanan kesehatan dasar terbukti lewat tingkat implementasi program Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage atau UHC).

Padahal pencapaian UHC merupakan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yang menunjukkan kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik.

Di Indonesia, biaya untuk mencapai UHC meningkat secara bertahap seiring berjalannya waktu. Hal tersebut pada akhirnya, dapat menjadi beban anggaran pemerintah di masa mendatang.

Untuk itu, Kaukus Kesehatan DPR-RI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan R.I. dan Kementerian Keuangan R.I., yang disponsori oleh PT Johnson & Johnson Indonesia, menyelenggarakan acara Dialog Kebijakan tentang 'Pembiayaan Inovatif untuk Mencapai Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage / UHC) yang Berkelanjutan di Indonesia' pada awal November lalu.

Tujuan acara tersebut adalah untuk mempelajari sejumlah praktik terbaik internasional tentang pembiayaan inovatif di sektor kesehatan.

Keberlanjutan adalah perhatian utama untuk membantu mencapai tujuan kesehatan nasional di Indonesia. Karena pihaknya percaya bahwa sektor swasta dapat menjadi akselerator pembiayaan dan implementasi Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage / UHC).

"Kami mendukung Pemerintah Indonesia dalam upaya mencapai tujuan kesehatan nasional dan memahami bahwa hal ini akan membutuhkan keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, termasuk para donor, organisasi nirlaba, sektor swasta, dan publik," kata Presiden Direktur dari PT Johnson & Johnson Indonesia, Sawan Malik, melalui siaran rilis yang diterima Suara.com.

Cakupan kesehatan semesta (UHC) didefinisikan sebagai jaminan bahwa semua orang memiliki akses ke layanan kesehatan yang diperlukan, mencakup layanan kesehatan preventif, kuratif dan rehabilitasi, dengan kualitas yang cukup untuk menjadi efektif, sekaligus memastikan bahwa orang tidak mengalami kesulitan keuangan ketika membayar untuk layanan ini.

Cakupan kesehatan semesta (UHC) telah menjadi tujuan utama reformasi kesehatan di seluruh dunia dan merupakan tujuan utama WHO.

DIi Indonesia, program jaminan kesehatan merupakan program utama pemerintah yang mendorong kemajuan menuju cakupan kesehatan semesta (UHC). Program jaminan kesehatan di Indonesia yang dikenal sebagai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diluncurkan pada Januari 2014 dan dikelola oleh BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial – Kesehatan).

baca juga

Dengan 222 juta orang peserta JKN-KIS, program ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Mengingat cakupannya yang luas dan sebagian besar merupakan kelas menengah ke bawah, BPJS telah menghadapi sejumlah kendala dalam operasinya. Mulai dari defisit secara terus-menerus hingga diskriminasi yang dihadapi pasien yang menggunakan skema BPJS, Indonesia masih berjuang untuk menyediakan perawatan kesehatan untuk seluruh masyarakat.

Dialog kebijakan sendiri bertujuan untuk mempelajari sejumlah praktik internasional terbaik tentang pembiayaan inovatif di sektor layanan kesehatan serta untuk mengidentifikasi sejumlah opsi yang dapat mengarah pada pengembangan model pembiayaan inovatif bagi Indonesia di masa mendatang, membawa sumber daya baru ke dalam sektor kesehatan dan meningkatkan efisiensi maupun dampak dari layanan yang sudah ada saat ini.

Diharapkan bahwa hasil dari dialog kebijakan ini, termasuk pembiayaan inovatif untuk mencapai UHC di Indonesia dapat menjadi masukan untuk penyusunan Rencana Aksi Nasional SDGs 2020 - 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian Kesehatan Luncurkan Aplikasi SehatPedia 2.0, Apa Fungsinya?

Kementerian Kesehatan Luncurkan Aplikasi SehatPedia 2.0, Apa Fungsinya?

Health | Kamis, 14 November 2019 | 16:51 WIB

Bisa Mempengaruhi Kecerdasan, Begini Cara Jaga Kesehatan Usus Anak

Bisa Mempengaruhi Kecerdasan, Begini Cara Jaga Kesehatan Usus Anak

Video | Selasa, 05 November 2019 | 07:00 WIB

3 Berita Kesehatan Menarik, Bentuk Kuku Hingga Masalah Usus

3 Berita Kesehatan Menarik, Bentuk Kuku Hingga Masalah Usus

Health | Minggu, 03 November 2019 | 20:00 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×