Bisakah Platform Digital Jadi Solusi Bagi Pasien Depresi?

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 22 November 2019 | 19:35 WIB
Bisakah Platform Digital Jadi Solusi Bagi Pasien Depresi?
Ilustrasi gunakan platform digital saat depresi . (Shutterstock)

Suara.com - Bisakah Platform Digital Jadi Solusi Bagi Pasien Depresi?

Menjadi ironi, di saat gadget dan teknologi memicu depresi. Kini pola konsultasi dengan pakar medis dan dokter malah bisa dilakukan melalui platform digital dengan chatting, tanpa dokter dan pasien saling bertatap muka.

Tapi bagaimana jika metode itu digunakan untuk pasien dengan depresi, efektifkah?

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Dr. dr. Diah Setia Utami, Sp.KJ(K), MARS mengatakan pola pengobatan untuk depresi memerlukan pasien bertemu pakar medis secara langsung, dibanding gadget yang bersifat terbatas.

"Kita (pasien dan dokter) harus lobbying and touching, kita harus punya hubungan. Jika kebanyakan hubungan pakai gadget dan itu tidak efektif pengobatannya, kita harus tetap tatap muka dan konsultasi," ujar Dr. Diah di Hotel Pullmam, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).

Ahli Psikosomatik, dr. Andri, Sp.KJ, FCLP yang biasa menangani dan menterapi orang dengan gangguan mental seperti depresi. Ia mengaku merasa miris dengan sistem pembelian obat yang bisa membeli lewat e-commerce, padahal sebagian besar obat tidak diperjualbelikan bebas, dan harus melalui resep dokter.

"Betapa mudahnya orang beli obat golongan benzoil bahkan hingga obat bius sekalipun dijual melalui e-commerce dan secara online," ungkap dr. Andri.

Karena dibuat gemas, dr. Andri bersama rekan dokter lainnya pernah melayangkan protes kepada BPOM untuk membuat aturan penyebaran obat tanpa resep dokter ini. Tapi sayang jawaban BPOM tidak memuaskan dan tidak adanya kepastian.

"Kita mention ke Badan POM, tapi jawabannya masih seperti biasanya, alasannya agak sulit di online, kalau apotek kita bisa kasih tindakkan," jelasnya.

Dr. Andri mengatakan obat antidepresi tidak bisa sembarangan diresepkan, bahayanya selain akan membuat ketergantungan karena dosisnya tidak tepat, pasien juga bisa mengonsumsi obat palsu.

"Meresepkan itu tugasnya dokter, kalau satu golongan obat laku di jual di e-commerce hati-hati takutnya palsu. Tanpa pengawasan dokter ketergantungan atau nggak bisa lepas, itu lebih sulit," tutup Dr. Andri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sahabat Bilang Anda Berubah, Jangan-jangan Sedang Depresi?

Sahabat Bilang Anda Berubah, Jangan-jangan Sedang Depresi?

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 17:12 WIB

Waduh, Gampang Baperan Bisa Jadi Gejala Anda Depresi

Waduh, Gampang Baperan Bisa Jadi Gejala Anda Depresi

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 15:00 WIB

Cari Kerja Lewat Kormo, Kenali Terlebih Dahulu Fiturnya

Cari Kerja Lewat Kormo, Kenali Terlebih Dahulu Fiturnya

Tekno | Rabu, 20 November 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB