Orang yang Tidur dengan Pendengkur Berisiko Alami 3 Gangguan Kesehatan Ini

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 17 Desember 2019 | 17:49 WIB
Orang yang Tidur dengan Pendengkur Berisiko Alami 3 Gangguan Kesehatan Ini
Ilustrasi mendengkur. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Mendengkur terjadi ketika udara melewati jaringan di tenggorokan Anda, menyebabkan jaringan bergetar saat Anda bernapas.

Hampir setiap orang mendengkur, namun bagi sebagian orang itu bisa menjadi masalah kronis. Terkadang, kondisi ini juga mengindikasikan masalah kesehatan yang serius, melansir Mayo Clinic.

Selain itu, mendengkur juga dapat menjadi gangguan pada pasangan atau seseorang yang tidur bersama Anda.

Melansir Brightside, seseorang yang tidur bersama dengan pendengkur juga dapat mengalami risiko kesehatan berikut ini.

Ilustrasi pasangan terganggu dengan pendengkur (Shutterstock)

1. Kurang tidur

Ini tampaknya menjadi konsekuensi yang jelas, tetapi kurang tidur menyebabkan masalah kesehatan yang sering tidak kita anggap serius.

Padahal, kekurangan tidur dapat menyebabkan kita berpikir lambat dan menurunkan produktivitasnya. Masalah lain yang terkait dengan ini adalah sifat lekas marah yang terus-menerus, yang dapat berdampak pada hubungan Anda.

2. Gangguan pendengaran

Sebuah studi oleh Queen University di Ontario, Kanada, menunjukkan, efek suara dengkuran tidak terlalu memengaruhi pendengkur. Tetapi, justru pasangan yang menderita. Efeknya sama dengan tidur selama 15 tahun dengan mesin industri.

3. Hipertensi

Suara keras tidak hanya memengaruhi pendengaran, tetapi mereka juga dapat meningkatkan tekanan darah, menurut penelitian dari Imperial College of Science di London.

Temuan mereka menunjukkan, semakin tinggi volume suara, semakin besar risiko hipertensi.

Mereka juga menemukan, hasil ini dapat terjadi pada suara lebih dari 35 desibel, sehingga orang yang terkena dengkuran juga berisiko karena dapat mencapai 80 desibel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stres Bikin Hipertensi Pada Remaja?

Stres Bikin Hipertensi Pada Remaja?

Your Say | Sabtu, 14 Desember 2019 | 11:04 WIB

Ingin Berhenti Mendengkur saat Tidur? Ini 7 Solusi Alami yang Bisa Dicoba

Ingin Berhenti Mendengkur saat Tidur? Ini 7 Solusi Alami yang Bisa Dicoba

Health | Kamis, 28 November 2019 | 20:00 WIB

Pasangan Mengorok saat Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan, Ini Sebabnya

Pasangan Mengorok saat Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan, Ini Sebabnya

Health | Kamis, 28 November 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB