Badan Pegal dan Nyeri Sendi Saat Cuaca Dingin, Sains Jelaskan Penyebabnya

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 19 Desember 2019 | 18:09 WIB
Badan Pegal dan Nyeri Sendi Saat Cuaca Dingin, Sains Jelaskan Penyebabnya
Warga menggunakan payung saat hujan mengguyur kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Badan Pegal dan Nyeri Sendi Saat Cuaca Dingin, Sains Jelaskan Penyebabnya

Saat cuaca sedang dingin atau suhu di bawah rata-rata ketika musim hujan, pernahkah Anda merasa badan pegal atau bahkan nyeri sendi?

Nyeri sendi sendiri terjadi karena adanya peradangan atau cedera, yang saat suhu berubah diringin membuat rasa nyeri semakin memburuk.

Mengutip Times of India, Kamis (19/12/2019) hingga kini penyebab nyeri sendiri memang belum diketahui. Namun dari kacamata ahli ada beberapa teori yang menyebabkan hal ini terjadi.

Salah satunya saat musim dingin tubuh dipercaya melakukan penghematan pada panas, lalu mengirimkan lebih banyak darah ke organ tubuh. Akibat itu pembuluh darah banyak menguasai lengan, kaki, bahu, dan sendi lutut menjadi kaki lalu menyebabkan rasa tidak nyaman.

Menurut beberapa teori lain, perubahan tekanan barometrik atau tekanan di dalam atmostfer saat cuaca dingin, bisa menyebabkan peradangan sendi. Mengingat saat itu, saraf di persedian memang cenderung lebih sensitif saat cuaca dingin, sehingga rasa sakit semakin parah.

Lalu bagaimana cara mengobatinya? Langkah pertama ialah jaga tubuh tetap hangat, misalnya dengan memakai kain wol sebelum keluar rumah, atau menggunakan pakaian tebal saat berjalan-jalan.

Ilustrasi kedinginan. (Shutterstock)
Ilustrasi kedinginan. (Shutterstock)

Selanjutnya, pastikan tubuh tetap terhidrasi, karena saat dehidrasi tubuh bisa mengalami kram otot dan nyeri sendi. Jadi minumlah air putih yang cukup si segala cuaca.

Vitamin D juga jangan dilupakan, karena rendahnya vitamin D bisa membuat tubuh lebih sensitif terhadap rasa sakit. Asupan vitamin D juga ampuh mencegah osteoporosis, disarankan juga untuk terpapar matahari.

Trik selanjutnya, tetap jaga tubuh agar bergerak, misalnya dengan melakukan peregangan yang akan membuat tulang lebih kuat, dan mengurangi rasa sakit. Tapi jangan berlebihan, karena anda hanya cukup sedikit bergerak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tips untuk Tetap Sehat Selama Musim Hujan, Catat Ya!

4 Tips untuk Tetap Sehat Selama Musim Hujan, Catat Ya!

Health | Senin, 16 Desember 2019 | 15:25 WIB

Musim Hujan, 4 Benda Penangkal Sakit ala Warganet Ini Viral di Twitter

Musim Hujan, 4 Benda Penangkal Sakit ala Warganet Ini Viral di Twitter

Tekno | Jum'at, 13 Desember 2019 | 19:05 WIB

10 Camilan Gurih Hangat-hangat, Sajian Tepat di Musim Hujan

10 Camilan Gurih Hangat-hangat, Sajian Tepat di Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 12 Desember 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB