Operasi Pembesaran Payudara Gagal, Gadis Ini Alami Kerusakan Otak Permanen

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 20 Desember 2019 | 14:16 WIB
Operasi Pembesaran Payudara Gagal, Gadis Ini Alami Kerusakan Otak Permanen
Ilustrasi sakit (Shutterstock)

Suara.com - Seorang gadis 18 tahun bernama Emmalyn Nguyen asal Colorado harus menelan kanyataan pahit setelah prosedur pembesaran payudara yang dilakukannya pada awal Agustus 2019 kemarin gagal.

Bahkan, selama proses operasi tersebut berlangsung, Nguyen mengalami dua kali gagal jantung dan menderita kerusakan otak setelahnya.

Keluarga Nguyen pun mengajukan gugatan kepada sang dokter, Geoffrey Kim, dan perawat anastesi dari Colorado Aesthetics and Plastic Surgery, pada Rabu (18/12/2019). Ibunya, Lynn Fam, mengatakan putrinya diketahui masih sehat-sehat saja sebelum operasi dilakukan.

Pengacara keluarga, Dabid Woodruff, menduga selama prosedur dilakukan, Nguyen ditinggalkan tanpa pengawasan selama 15 menit setelah diberi anastesi.

Nguyen pun mengalami gagal jantung dan ia dihidupkan kembali melalui CPR. Berdasarkan catatan medis, beberapa menit kemudian Nguyen kembali mengalami gagal jantung.

Dalam gugatan, yang mengatakan kejadian ini adalah diakibatkan oleh kelalaian, juga menyoroti bagaimana pihak medis gagal menghubungi 911 setelah Nguyen disebut tidak 'responsif secara neurologis'.

Emmalyn Nguyen (YouTube/CBS)
Emmalyn Nguyen (YouTube/CBS)

"Kami hanya ingin tahu apa yang terjadi sebenarnya, bagaimana faktanya, apa yang terjadi saat itu," ujar sang ibu, melansir Nextshark.

"Aku tidak menyangka insiden tersebut akan terjadi pada anak kami," sambungnya.

Ketika Fam bertanya mengapa prosedur yang seharusnya dapat selesai dalam dua jam berubah menjadi seharian, pihak medis justru mencoba membelokkan cerita tentang apa yang terjadi hari itu.

Dr. Kim juga mengatakan tim medis tidak melanjutkan prosedurnya karena tiba-tiba detak jantung Nguyen turun, tapi menyarankan sang ibu untuk tenang karena putrinya baik-baik saja.

"Dia mengatakan semuanya baik-baik saja, Emmalyn baik-baik saja. Dia muda, sehat, dia akan baik-baik saja, hanya membutuhkan waktu lama baginya untuk bangun," lanjut Fam.

Ketika akhirnya salah seorang perawat memanggil 911 psekitar pukul 19.35 malam, Nguyen langsung dilarikan ke Littleton Adventist Hospital.

Emmalyn Nguyen (YouTube/CBS)
Emmalyn Nguyen (YouTube/CBS)

Tiga minggu kemudian Nguyen dipindahkan ke pusat rehabilitasi di rumah sakit tersebut. Di sana, dia mendapat perawatan dan penanganan medis.

Sekarang, Nguyen diketahui tidak dapat berbicara, berjalan, makan atau merawat diri sendiri karena menderita 'minim kesadaran'.

Kekasih Nguyen pun patah hati melihat gadis tersebut mengalami kerusakan otak dan kondisi itu bertahan selama hidupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikabarkan Lakukan Operasi Plastik, Begini Klarifikasi Tegas dari Sunmi

Dikabarkan Lakukan Operasi Plastik, Begini Klarifikasi Tegas dari Sunmi

Lifestyle | Jum'at, 20 Desember 2019 | 10:44 WIB

Jilbab Steril Sekali Pakai Mulai Diperkenalkan di Rumah Sakit di Inggris!

Jilbab Steril Sekali Pakai Mulai Diperkenalkan di Rumah Sakit di Inggris!

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 20:09 WIB

Gagal Seksi hingga Terancam Amputasi, Deretan Kisah Oplas Bokong Tahun 2019

Gagal Seksi hingga Terancam Amputasi, Deretan Kisah Oplas Bokong Tahun 2019

Lifestyle | Jum'at, 20 Desember 2019 | 09:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB