Tren 2020, Makanan Sehat Ini Diprediksi akan Menarik Banyak Peminat!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 27 Desember 2019 | 07:30 WIB
Tren 2020, Makanan Sehat Ini Diprediksi akan Menarik Banyak Peminat!
Ilustrasi sayuran ( Shutterstock )

Suara.com - Salah satu layanan pengiriman makanan terkemuka di dunia, Uber Eats, baru saja merilis ulasannya tentang tren makanan dan perjalanan paling populer pada 2019. Tak hanya itu, mereka juga mendaftar prediksi makanan sehat yang akan digemari banyak orang pada 2020.

Sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa orang semakin beralih ke pilihan makanan nabati yang lebih sehat.

Dalam pencarian populer di Uber Eats pun orang-orang lebih memilih sayuran umum seperti kubis brussel hingga kangkung. Selain itu, ada juga makanan yang disebut sebagai instagramable, termasuk belimbing dan cumi yang masih mengandung tinta.

"Selama setahun terakhir, kami melihat betapa pentingnya bagi orang-orang untuk merasa senang dengan apa yang mereka makan dan mereka pesan, mendorong peningkatan lebih besar dalam makanan yang sadar kesehatan," tutur Jeanette Mellinger, kepala peneliti di Uber Eats.

Nah, berdasarkan penelitiannya, berikut beberapa makanan yang dirasa akan menjadi tren pada 2020 mendatang melansir Bussiness Insider.

(Shutterstock)
Ilustrasi makanan sehat (Shutterstock)

1. Belimbing

Dalam budaya makanan yang dipicu oleh Instagram, makanan yang menyenangkan secara estetika dapat dengan cepat meningkat popularitasnya. Buah belimbing tidak hanya menghasilkan gambar media sosial yang menarik, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat.

Berdasarkan Healthline, belimbing termasuk rendah kalori, sumber serat dan vitamin C yang baik. Serta telah terbukti mengurangi risiko hati berlemak dan kolesterol pada hewan percobaan.

2. Hidangan yang mengandung tinta cumi

baca juga

Sejumlah makanan berbeda yang melibatkan tinta cumi-cumi belakangan beredar di pasaran, termasuk roti burger dan pasta tinta cumi-cumi.

Tinta ini dikatakan menambah sedikit rasa asin pada masakan dan dapat mengurangi tekanan darah atau memiliki manfaat positif lainnya. Namun, penelitian belum manfaat kesehatan ini tidak cukup substansial.

3. Menambahkan bubuk kolagen ke smoothie, kopi dan teh

Tahun ini, pencarian Google untuk kolagen mencapai titik tertinggi sepanjang masa, dengan pasar suplemen kecantikan tumbuh secara eksponensial di AS.

Tahun ini, AS melihat peningkatan 61% dalam penjualan suplemen kecantikan, di mana kolagen akan diklasifikasikan.

Tren bubuk kolagen ini dipercaya dapat mempromosikan kulit sehat dan bercahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Rendang Jengkol hingga Wajik di Festival Makanan Indonesia, New York

Ada Rendang Jengkol hingga Wajik di Festival Makanan Indonesia, New York

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2019 | 11:32 WIB

Mengembalikan Fungsi Sosial Individu Melalui Komunitas Kesehatan Mental

Mengembalikan Fungsi Sosial Individu Melalui Komunitas Kesehatan Mental

Your Say | Selasa, 24 Desember 2019 | 11:31 WIB

Mulai dari yang Sederhana, Yuk Intip Resolusi Kesehatan 2020

Mulai dari yang Sederhana, Yuk Intip Resolusi Kesehatan 2020

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 10:00 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB