Seiring Bertambah Usia, Lemak Perut Berdampak Buruk untuk Berpikir

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 27 Desember 2019 | 09:30 WIB
Seiring Bertambah Usia, Lemak Perut Berdampak Buruk untuk Berpikir
Ilustrasi timbunan lemak di perut. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti Iowa State telah menemukan untuk pertama kalinya bahwa sedikit otot dan lebih banyak lemak tubuh, khususnya lemak perut dapat memengaruhi seberapa fleksibelnya pemikiran kita seiring bertambahnya usia.

Peneliti mengamati data dari lebih dari 4.000 partisipan usia lanjut di Inggris yang menjadi peserta Biobank Inggris, baik pria maupun wanita.

Para peneliti memeriksa pengukuran langsung massa otot tanpa lemak, lemak perut dan lemak subkutan serta bagaimana mereka terkait dengan perubahan kecerdasan cairan selama enam tahun.

Hasilnya, ditemukan orang-orang yang sebagian besar berusia 40-an dan 50-an yang memiliki jumlah lemak lebih tinggi di bagian perut memiliki kecerdasan cairan yang lebih buruk ketika mereka semakin tua.

Sebaliknya, massa otot yang lebih besar tampaknya menjadi faktor pelindung. Hubungan-hubungan ini tetap sama bahkan setelah memperhitungkan usia kronologis, tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi.

"Usia kronologis tampaknya tidak menjadi faktor dalam kecerdasan cairan menurun dari waktu ke waktu. Tampaknya ini adalah usia biologis, yang di sini adalah jumlah lemak dan otot," ujar Auriel Willette, asisten profesor ilmu makanan dan nutrisi manusia dikutip dari Science Daily.

Lemak Perut. (Shutterstock)
Lemak Perut. (Shutterstock)

Umumnya, orang mulai bertambah gemuk dan kehilangan otot tanpa lemak saat mereka mencapai usia paruh baya, sebuah tren yang berlanjut seiring bertambahnya usia.

Untuk mengatasinya, menerapkan rutinitas olahraga untuk mempertahankan otot tanpa lemak menjadi lebih penting. Berolahraga terutama pelatihan resistensi, sangat penting untuk wanita paruh baya, yang secara alami cenderung memiliki massa otot lebih sedikit daripada pria.

Studi ini juga melihat apakah perubahan dalam aktivitas sistem kekebalan dapat menjelaskan hubungan antara lemak atau otot dan kecerdasan cairan.

baca juga

Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa orang dengan indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi memiliki lebih banyak aktivitas sistem kekebalan dalam darah mereka, yang mengaktifkan sistem kekebalan di otak dan menyebabkan masalah dengan kognisi.

Sementara penelitian menemukan korelasi antara lemak tubuh dan penurunan kecerdasan cairan, tidak diketahui saat ini apakah itu dapat meningkatkan risiko penyakit alzheimer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Berpikir Dapat Membakar Kalori? Ini Jawabannya

Apakah Berpikir Dapat Membakar Kalori? Ini Jawabannya

Health | Senin, 11 November 2019 | 09:26 WIB

Lemak Perut Lunak dan Lemak Perut Keras, Mana yang Berbahaya?

Lemak Perut Lunak dan Lemak Perut Keras, Mana yang Berbahaya?

Health | Rabu, 06 November 2019 | 16:45 WIB

5 Berita Kesehatan Menarik, Imbauan Kemenkes Hadapi Cuaca dan Soal Nyamuk

5 Berita Kesehatan Menarik, Imbauan Kemenkes Hadapi Cuaca dan Soal Nyamuk

Health | Minggu, 27 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×