Ingin Berat Badan Turun? Begini Cara Latih Otak agar Diet Anda Berhasil!

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Rosiana Chozanah
Ingin Berat Badan Turun? Begini Cara Latih Otak agar Diet Anda Berhasil!
Ilustrasi buah dan sayur, diet. (Shutterstock)

Otak dapat dilatih untuk makan makanan sehat, lo!

Suara.com - Banyak orang, terutama perempuan, yang mengeluh ketika mereka gagal melakukan diet untuk menurunkan berat badan. Meski sudah menahan hasrat, pada akhirnya mereka akan menyerah dan memilih mengonsumsi makanan berkalori tinggi.

Sebuah penelitian baru pun menemukan cara untuk mengatasinya, yaitu dengan membiasakan diri untuk makan makanan sehat.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Nutrition and Diabetes ini dilakukan terhadap 13 peserta yang mengalami obesitas, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.  Sebelumnya, peneliti juga telah melakukan pemindaian MRI pada peserta untuk merekam aktivitas otak saat merespons foto berbagai makanan.

Kelompok eksperimen diberi tugas untuk melakukan diet dengan mengurangi asupan kalori sebesar 500 hingga 1.000 sehari. Mereka juga diharuskan mengikuti diet tinggi serat dan protein untuk mencegah rasa lapar serta mengidam makanan.

Intinya, mereka diberi menu yang sudah dikontrol oleh peneliti.

Setelah enam bulan, peserta dalam kelompok eksperimen telah kehilangan rata-rata 6,5 kilogram, sedangkan kelompok kontrol hanya kehilangan 1,8 kilogram.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Namun, yang menarik adalah bagaimana otak orang-orang dalam kelompok eksperimen mengubah reaksi mereka terhadap makanan. Hasil ini berkebalikan dari apa yang mereka temukan saat MRI awal.

Peneliti melihat adanya sedikit aktivitas pada bagian otak yang mengatur sistem pemberian penghargaan (reward) saat mereka melihat makanan berkalori tinggi. Sebaliknya, aktivasi tampak lebih banyak ketika mereka melihat makanan sehat.

Sedangkan hasil pada kelompok kontrol masih tetap sama seperti saat MRI awal, di mana aktivitas di pusat penghargaan tinggi ketika mereka disodori makanan tidak sehat.

Menurut penulis senior Susan Roberts, direktur Department of Agriculture's Energy Metabolism Laboratory AS, masih ada penelitian lanjutan yang harus dilakukan.

"Ada lebih banyak penelitian yang harus dilakukan di sini, yang melibatkan lebih banyak peserta, tindak lanjut jangka panjang, dan menyelidiki lebih banyak area otak," tutur Susan Roberts, dilasnir Mother Nature Network.

Namun, tambahnya, penelitian ini masih bisa berlaku dan menunjukkan bagaimana program penurunan berat badan dapat mengubah makanan apa yang menarik bagi orang yang melakukannya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS