'Berenang' di Air Banjir, Ini 5 Risiko yang Harus Diwaspadai

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 02 Januari 2020 | 12:35 WIB
'Berenang' di Air Banjir, Ini 5 Risiko yang Harus Diwaspadai
Rawajati Pancoran dikepung banjir. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Banjir masih menggenang di banyak kawasan Jabodetabek. Dan bukan pemandangan yang aneh jika kita melihat orang dewasa maupun anak-anak bermain di dalam genangan air, bahkan berenang di air banjir, tanpa peduli kondisi air banjir yang kotor.

Tak hanya kotor, berenang di kawasan banjir dapat membahayakan kesehatan, keselamatan, dan bahkan bisa mematikan. Berikut adalah 5 alasan kenapa Anda sebaiknya tidak berenang di air banjir dan bahkan harus menghindari kontak dengan air banjir, seperti dilansir dari Weather Nation TV.

1. Banyak sampah dan limbah

Saat banjir, beragam sampah hanyut bersama aliran air, mulai dari sampah sisa makanan, popok bekas, hingga kotoran manusia. Semuanya dipastikan mengandung mikroorganisme penyebab penyakit seperti E. coli, Cryptosporidium, Hepatitis A, kolera, dan banyak lagi. Jika Anda memiliki luka terbuka, hal ini dapat terinfeksi parah oleh air yang terkontaminasi.

Air banjir dapat mengandung ratusan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh, misalnya cairan kendaraan seperti minyak pelumas kendaraan, bensin, hewan mati yang membusuk, sampah dari peternakan, hingga limbah dari industri yang mungkin mengandung bahan kimia beracun.

2. Banyak benda tajam dan berbahaya

Air banjir akan menyapu semua benda yang dilewatinya, termasuk benda tajam dan berbahaya yang berpotensi menimbulkan risiko menusuk kulit. Misalnya saja kerikil, pecahan kacam kawat berduri, ranting pohon, atau pecahan logam. Benda-benda tajam ini ini dapat menyebabkan tetanus, infeksi E. coli, dan infeksi Staphylococcus.

3. Risiko terperosok ke parit atau kali

Saat banjir, tentunya parit dalam, lubang galian, atau bahkan kali akan tertutup genangan air yang keruh. Berenang sembarangan di air banjir berisiko Anda, terutama anak-anak, mengalami kehilangan pijakan dan terjatuh ke dalam parit, lubang, atau kali. Risiko yang paling berbahaya adalah pingsan dan tenggelam, serta terbawa arus air.

4. Terisap saluran pembuangan air

Ketika banjir mulai surut, saluran pembuangan air yang berada di sepanjang jalan ataupun lubang got dapat menjadi alat isap yang kuat, yang dapat menyapu anak atau orang dewasa dalam sekejap. Posisi saluran pembuangan ini seringkali tersembunyi, sehingga kadang sulit diketahui keberadaannya. Anak-anak dengan tubuh mungilnya, dapat tersedot ke dalam mulut pipa drainase, terbawa jauh mengikuti arus air.

5. Kontaminasi air

Air banjir yang sangat kotor bukanhanya tak layak diminum atau dikonsumsi. Bahkan, air kotor tersebut seharusnya tidak bersentuhan langsung dengan kulit karena dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti gatal-gatal akibat terkontaminasi bakteri atau jamur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Kesayangan Alami Banjir? Berikut Beberapa Nomor Penting

Mobil Kesayangan Alami Banjir? Berikut Beberapa Nomor Penting

Otomotif | Kamis, 02 Januari 2020 | 12:30 WIB

Kisah Heroik Emak Legiyah Selamatkan Ijazah SMA Anaknya di Tengah Banjir

Kisah Heroik Emak Legiyah Selamatkan Ijazah SMA Anaknya di Tengah Banjir

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 12:19 WIB

Waspada! Potensi Hujan Lebat Masih Bakal Terjadi di Jabodetabek

Waspada! Potensi Hujan Lebat Masih Bakal Terjadi di Jabodetabek

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 11:46 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB