Jangan Biarkan Anak Remaja Begadang, Kebiasaan Ini Bisa Memicu Depresi

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 31 Desember 2019 | 19:00 WIB
Jangan Biarkan Anak Remaja Begadang, Kebiasaan Ini Bisa Memicu Depresi
Ilustrasi tidur bersama. (Shutterstock)

Suara.com - Waktu tidur yang berantakan tidak hanya menurunkan kualitas kerja di pagi hari, tetapi juga kesehatan mental dan fisik. Terutama anak remaja, waktu tidur yang berantakan bisa memengaruhi perkembangan mental dan fisiknya.

Seperti yang Anda ketahui, sekarang ini remaja biasa begadang hingga larut malam karena bermain gadget atau komputer. Menurut para ahli, kebiasaan ini disebut apidemi remaja kurang tidur.

Para peneliti telah menemukan saat anak-anak beranjak remaja, orangtua seharusnya mulai menegaskan waktu tidur dan membatasi penggunaan gadget.

Sebuah studi telah menemukan bahwa orangtua yang menerapkan aturan tidur ketat bisa memberikan dampak positif yang signifikan pada anak remaja. Terutama remaja usia 14 hingga 17 tahun lebih memiliki waktu tidur yang teratur karena aturan ketat dari orangtua.

Para ilmuwan di Universita Rochester di New York juga menemukan para remaja tersebut memiliki lebih banyak energi di siang hari dan berisiko lebih rendah mengalami depresi karena kurang tidur.

Ilustrasi tidur (Pexels)
Ilustrasi tidur (Pexels)

"Hasil dari 193 remaja dan orangtua, sepertiga orangtua tidak menegakkan aturan ketat mengenai penggunaan layar pra-tidur dan 48 persen tidak memiliki aturan mengenai konsumsi kafein di malam hari," tulis para akademisi dikutip dari Daily Mail.

Sementara itu, mereka hanya menemukan 16 persen orangtua yang menerapkan aturan ketat mengenai jam tidur dan hasilnya anak-anak memiliki waktu tidur malam 6 menit lebih lama.

Berdasarkan penelitian itulah menunjukkan remaja dengan durasi tidur lebih lama mengalami tingkat energi yang tinggi pada siang hari. Mereka juga memiliki risiko depresi lebih rendah.

Karena itu, para peneliti mendukung kuat para orangtua untuk menerapkan aturan tidur yang ketat untuk anak-anak mereka. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental anak-anak yang lebih baik.

baca juga

Meskipun para peneliti juga menyadari bahwa menerapkan aturan tidur yang ketat untuk anak-anak hanya mudah diucapkan dan sulit dilakukan di kehidupan nyata.

"Semua orang setuju bahwa tidur yang teratur lebih baik untuk kesehatan Anda dan sebagian besar anak-anak juga bisa tidur lebih baik. Semua ini tentang negosiasi di dalam keluarga untuk menerapkan aturan tidur yang ketat," jelas Profesor Kevin Morgan, seorang ahli tidur di Universitas Loughborough.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masalah Kejiwaan Juga Penyakit, 2020 Tak Perlu Malu Bicara Kesehatan Mental

Masalah Kejiwaan Juga Penyakit, 2020 Tak Perlu Malu Bicara Kesehatan Mental

Health | Senin, 30 Desember 2019 | 08:25 WIB

Bahayanya Terjebak Abusive Relationship, Kesehatan Mentalmu jadi Korbannya!

Bahayanya Terjebak Abusive Relationship, Kesehatan Mentalmu jadi Korbannya!

Your Say | Sabtu, 28 Desember 2019 | 14:46 WIB

Gangguan Bipolar: Membangun Kesadaran dan Cara Merangkul Penderitanya

Gangguan Bipolar: Membangun Kesadaran dan Cara Merangkul Penderitanya

Your Say | Jum'at, 27 Desember 2019 | 14:02 WIB

Terkini

Cuman 40 Ribuan, Internet  Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler

Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng

Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru

Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru

DPR | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:21 WIB

PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya

PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:20 WIB

5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga

5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung

Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus

Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Ahmad Doli Tegaskan RUU Masyarakat Adat Tak Akan Lemahkan Otonomi Khusus

Ahmad Doli Tegaskan RUU Masyarakat Adat Tak Akan Lemahkan Otonomi Khusus

DPR | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Viral Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras di The Sounds Project, Newport Bakal Tindak Kru

Viral Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras di The Sounds Project, Newport Bakal Tindak Kru

Entertainment | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:15 WIB

×