Kerusakan Saraf Tulang Belakang Bisa Sebabkan Wanita Orgasme 100 Kali

Minggu, 12 Januari 2020 | 20:30 WIB
Kerusakan Saraf Tulang Belakang Bisa Sebabkan Wanita Orgasme 100 Kali
Ilustrasi perempuan alami orgasme. [shutterstock]

Suara.com - Selama bertahun-tahun dokter telah kebingungan mencari penyebab wanita mencapai 100 orgasme sehari. Setelah mempelajari kondisi 10 pasien, dokter tampaknya sudah mengetahui penyebab gangguan gairah genital persisten (PGAD).

Hasil pemindaian yang dilansir dari Daily Mail, menunjukkan keadaan gairah konstan disebabkan oleh kerusakan saraf di tulang belakang yang mengubah cara mereka menghubungkan alat kelamin dan otak.

Penelitian ini menemukan 9 dari 10 peserta memiliki kondisi yang tidak biasa pada tulang belakangnya, seperti kista. Dokter juga berhasil menyembuhkan dua peserta dengan PGAD selama penelitian.

Dokter mengatasinya dengan menghilangkan kista di tulang belakang dan memberikan obat antidepresan setelah kondisinya membaik atau pemicunya hilang.

Sebelumnya perlu diketahui PGAD adalah gairah seksual fisik yang konstan, tetapi penderitanya tidak dapat merasakan hasrat seksual. Sejauh ini belum jelas berapa banyak wanita yang berisiko mengalami kondisi ini.

Perawatan PGAD sendiri pun bervariasi dari gel, masturbasi hingga konseling untuk mencari penyebabnya. Tetapi sebagian besar wanita, bisa membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk sembuh tanpa bantuan.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Pakar Havard Medical School telah mengulas 10 wanita yang memiliki episode gairah tak terkendali, ada yang berlangsung selama beberapa menit hingga berjam-jam yang terjadi saat tidur.

Studi yang dipimpin oleh dr. Saurabh Sharma memberikan petunjuk bahwa dokter harus mempertimbangkan kerusakan saraf atau masalah serupa sebelum menawarkan terapi psikiatris kepada pasien PGAD.

"Penting bagi orang untuk mengetahui kondisi medis ini, karena ini berkaitan dengan masalah neurologis, bukan psikiatris. Banyak wanita yang terkena dampaknya hanya diam. Padahal kondisi ini tidak menyenangkan dan mereka tidak bisa mengatasi gejalanya tanpa bantuan dokter," tulis peneliti.

Baca Juga: Wow! Teknologi Ini Bisa Deteksi Kanker Payudara Lebih Baik dari Dokter

Menurutnya, gejala penyakit ini biasa terjadi sejak usia 11 tahun, termasuk pembengkakan vagina, kesemutan dan perasaan tertekan. Episode gairah seksual juga tidak selalu menghasilkan orgasme.

Tetapi, 8 wanita melaporkan mengalami lebih dari 30 episode sehari, yang sebagian besar mengalami orgasme.

Ada pula wanita yang mengalami gejala yang berhubungan dengan saraf seperti nyeri atau mati rasa di panggul, bokong, kaki atau punggung.

Penyebab PGAD tidak dipahami dengan baik tetapi bisa dipicu oleh stres, obat-obatan tertentu, kerusakan saraf atau beberapa jenis kista yang disebut kista Tarlov.

Perawatan mungkin melibatkan terapi perilaku, obat penghilang rasa sakit atau dalam beberapa kasus obat, tetapi kondisinya tidak dapat disembuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI