Derita Lyme seperti Justin Bieber, Gadis Ini Akui Serasa 'Tertabrak Truk'

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 14 Januari 2020 | 21:02 WIB
Derita Lyme seperti Justin Bieber, Gadis Ini Akui Serasa 'Tertabrak Truk'
ruam pada kulit [shutterstock]

Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, penyanyi Justin Bieber mengumumkan dirinya menderita penyakit Lyme, ketika tahu banyak haters yang mengatakan dirinya terlihat seperti menggunakan narkoba.

Seorang gadis bernama Kiara Keane, yang juga menderita penyakit Lyme menjelaskan bagaimana rasanya menderita penyakit tersebut kepada Insider.

Keane menceritakan, ia pertama kali menyadari mengalami gejala Lyme ketika dirinya berlibur ke Yunani pada 2017 silam.

Ia menggambarkan gejala awalnya adalah rasa lelah seperti 'tertabrak truk'. Kelelahan yang menganggu ini pun berlangsung selama berminggu-minggu.

"Sendiku sakit terus menerus dan tidur 14 jam semalam hampir tidak terasa cukup," kata Keane.

Terlebih dengan munculnya ruam di paha kiri bagian dalam, di mana awalnya dia mengira mengalami infeksi kulit.

Justin Bieber. (Instagram/justinbieber)
Justin Bieber. (Instagram/justinbieber)

Ketika kembali ke London, ia memeriksakan diri dan didiagnosis dengan penyakit Lyme yang disebabkan oleh gigitan kutu yang terinfeksi bakteri Borrelia mayonii.

Kemudian Keane diberi antibiotik oleh sang dokter untuk dua minggu dan diinstrusikan untuk beristirahat selama beberapa hari.

"Tidak disebutkan bagaimana penyakit itu akan berdampak padaku dalam jangka panjang," sambungnya.

baca juga

Enam bulan setelahnya dan 'lusinan' janji temu dengan dokter, Keane mengaku dirinya tidak berubah menjadi lebih baik.

"Aku menangis, aku tidak merasa lebih baik dan hampir tidak bisa bangun dari tempat tidur. Dokter meminta maaf mengatakan satu-satunya yang bisa aku lakukan adalah menunggu," lanjutnya lagi.

Hal ini memang dijelaskan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, bahwa meski sebagian besar kasus penyakit Lyme dapat disembuhkan dengan antibiotik oral dalam dua hingga empat minggu, pasien terkadang dapat mengalami gejala nyeri, kelelahan atau kesulitan berpikir setelahnya.

"Kondisi ini berlangsung selama lebih dari enam bulan setelah mereka menyelesaikan perawatan. Kondisi ini disebut Post-Treatment Lyme Disease Syndrome (PTLDS)," tulis CDC. Artinya, gejala ini muncul ketika penderita sudah diobati.

Kutu black legged yang umumnya membawa bakteri (npr.org)
Kutu black legged yang umumnya membawa bakteri (npr.org)

Selama masa ini, Keane pun harus mengerjakan pekerjaannya dari rumah karena setiap malam ia akan merasa lelah hingga ia akan tidur pada pukul 7 atau 8 malam.

Hingga akhirnya berbulan-bulan kemudian ia dapat merasa kondisinya jauh lebih baik. Nyeri sendi yang biasa ia rasakan mulai jarang terjadi.

"Pasien biasanya akan merasa lebih baik dari waktu ke waktu, tetapi mungkin butuh berbulan-bulan untuk merasa benar-benar sembuh," lapor CDC lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Restoran Bareng Hailey Baldwin, Begini Reaksi Selena Gomez

Satu Restoran Bareng Hailey Baldwin, Begini Reaksi Selena Gomez

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2020 | 12:32 WIB

Agnez Mo Optimis Kalahkan BTS di iHeartRadio Music Awards

Agnez Mo Optimis Kalahkan BTS di iHeartRadio Music Awards

Video | Minggu, 12 Januari 2020 | 14:00 WIB

Dugaan Wabah Antraks Gunungkidul, Antraks Inhalasi Dinilai Paling Mematikan

Dugaan Wabah Antraks Gunungkidul, Antraks Inhalasi Dinilai Paling Mematikan

Health | Sabtu, 11 Januari 2020 | 18:14 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×