Virus Corona, Pakar: Virus yang Menyerang Orang Sehat Efeknya Lebih Parah

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Jum'at, 24 Januari 2020 | 15:11 WIB
Virus Corona, Pakar: Virus yang Menyerang Orang Sehat Efeknya Lebih Parah
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah virus corona yang berawal dari Wuhan, China, semakin membuat banyak orang khawatir Sebab, penyebaran dari virus bernama 2019-nCoV ini dapat terjadi antarmanusia dan cukup cepat.

Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, sejumlah 830 orang di China terdeteksi positif terinfeksi virus corona ini dan sebanyak 25 orang telah meninggal.

Kondisi ini pun membuat banyak orang bertanya-tanya siapakah yang dapat terinfeksi virus penyebab penyakit pernapasan ini. Ternyata, tidak hanya orang yang sakit atau memiliki kekebalan tubuh rendah saja, tetapi juga pada orang sehat.

"Virus bisa menyerang manusia dalam kondisi sehat. Pada virus-virus tertentu hanya menyerang kondisi manusia atau orang yang punya penyakit kronis, (misalnya) diabetes, liver, jantung yang kronis, di mana sistem kekebalannya sedang turun," dokter spesialis penyakit dalam konsultan pulmonologi di RSUP DR. Sardjito, dr Sumardi.

Malah, tambahnya, apabila virus menyerang orang sehat dampaknya justru lebih parah.

dr Sumardi menjelaskan tentang virus cirona (Rosiana/Himedik)
dr Sumardi menjelaskan tentang virus cirona (Rosiana/Himedik)

"Pada virus yang menyerang orang sehat, (kondisinya) menjadi parah, tetapi jika menyerang orang yang kurang sehat, yang diabetes misalnya, itu tidak terlalu banyak efeknya. Ya sakit, sakit, tidak sampai meninggal," sambungnya, saat ditemui di RSUP Dr. Sardjito, Jumat (24/1/2020).

Sedangkan virus corona yang sedang mewabah sekarang ini dapat menginfeksi orang sehat, katanya.

"Virus corona menyerang orang yang sehat. Pada kasus SARS dahulu, banyak orang yang sehat dan terinfeksi justru lebih berisiko meninggal. Apalagi yang tidak sehat, itu dua-duanya kena. Itu yang ditakutkan sekarang," lanjutnya.

Oleh karena itu, otoritas kesehatan harus tahu cara mencegahnya agar tidak sampai menginfeksi orang yang sehat.

baca juga

"Cara pencegahannya adalah dengan isolasi dari yang sakit flu sampai terbukti orang tersebut tidak corona," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona, Malaysia Pasang Pemindai Suhu Tubuh di Bandara

Cegah Virus Corona, Malaysia Pasang Pemindai Suhu Tubuh di Bandara

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 15:14 WIB

Keluarga Dilarang Kontak Langsung, Pasien Suspect Corona Diisolasi di RSPI

Keluarga Dilarang Kontak Langsung, Pasien Suspect Corona Diisolasi di RSPI

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 14:50 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×