5 Tips Mengobati Luka Gores Tanpa Bekas

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 24 Januari 2020 | 18:56 WIB
5 Tips Mengobati Luka Gores Tanpa Bekas
Ilustrasi bekas luka. (Shutterstock)

Suara.com - 5 Tips Mengobati Luka Gores Tanpa Bekas

Perawatan bekas luka gores agar cepat sembuh dapat dilakukan, jadi tidak berhenti pada membersihkannya saja. Ada juga beberapa cara untuk mengurangi risiko munculnya bekas luka yang dapat mengganggu penampilan Anda.

Bekas luka akan hilang tergantung seberapa baik proses pemulihan. Jika bekas luka akibat operasi atau yang terdapat di sikut atau lutut sulit untuk dihindari, bekas luka akibat goresan dapat cepat hilang apabila Anda melakukan perawatan luka yang baik dilansir Hello Sehat.

1. Selalu jaga kebersihan luka

Cuci luka dengan campuran sabun dan air secara perlahan untuk mencegah menempelnya kuman dan menghilangkan debu atau kotoran. Dengan begini, proses pemulihan akan lebih cepat karena tidak terganggu oleh infeksi atau penghambat lainnya.

2. Gunakan gel penghilang bekas luka

Anda dapat mencoba produk gel penghilang bekas luka mengandung silikon yang banyak dijual di apotik. Perawatan dengan gel penghilang bekas luka cukup mudah dilakukan, tidak mengiritasi kulit sensitif dan mencegah pertumbuhan bakteri.

Silikon gel menjaga kulit tetap terhidrasi dan membantu kulit bernapas, sehingga bekas luka dapat lebih lembut. Penelitian menunjukkan bahwa gel penghilang bekasi luka mengurangi tekstur, warna, dan benjolan bekas luka.

3. Memijat bekas luka

baca juga

Saat sudah mengering dan pulih, Anda dapat memijat secara lembut agar kelak luka tidak berbekas. Memijat lembut bagian bekas luka gores bermanfaat untuk memecah kolagen yang menumpuk di jaringan di bawah luka tersebut.

4. Hindari sinar matahari

Merawat luka dengan menghindarkan luka dari paparan sinar matahari secara langsung berguna agar tidak terjadi perbedaan warna antara bekas luka dan kulit asli Anda. Bekas luka gores akan semakin terlihat jika memiliki warna yang berbeda dari kulit sekitarnya.

5. Biarkan luka pulih secara alami

Siapa yang di antara Anda gemar mencabut bagian bekas luka yang sudah mengering (keropeng)? Menurut Jessica Krant, MD, MPH, seorang dermatologis dari New York, keropeng merupakan bagian alami dari pemulihan luka. Mencabuti bagian ini secara berulang ketika luka sedang dalam proses penyembuhan dapat memperlambat pemulihan dan meningkatkan terjadinya bekas luka.

Pemulihan membutuhkan waktu dan bahkan terkadang membutuhkan waktu yang lama. Perawatan bekas luka gores dapat dilakukan untuk membantu mempercepat proses pemulihan. Namun, Anda perlu menyerahkan kembali semuanya pada tubuh agar bekas luka bisa benar-benar hilang.

Jika Anda hanya mengalami luka gores atau tidak dalam, bekas luka dapat dihindari dengan perawatan luka di rumah dengan cara yang benar. Sebaliknya, jika luka dalam, menimbulkan rasa sakit hebat atau jika kulit terinfeksi, segera cari bantuan medis dari dokter atau ahlinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesehatan Terpopuler: Merawat Kulit Pasca Operasi, Obesitas Rentan Mengorok

Kesehatan Terpopuler: Merawat Kulit Pasca Operasi, Obesitas Rentan Mengorok

Health | Minggu, 12 Januari 2020 | 19:54 WIB

Cukup Pakai Bahan Sederhana, 4 Cara Samarkan Bekas Luka

Cukup Pakai Bahan Sederhana, 4 Cara Samarkan Bekas Luka

Lifestyle | Rabu, 09 Oktober 2019 | 16:55 WIB

Apa Penyebab Keloid Muncul Secara Tiba-tiba?

Apa Penyebab Keloid Muncul Secara Tiba-tiba?

Health | Minggu, 21 Juli 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×