Tangani Korban Virus Corona, Petugas Medis Kelelahan sampai Tidur di Lantai

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 30 Januari 2020 | 13:42 WIB
Tangani Korban Virus Corona, Petugas Medis Kelelahan sampai Tidur di Lantai
Petugas medis di Rumah Sakit Wuhan China menangani pasien pengidap virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Sejumlah rumah sakit di China sekarang sangat padat akibat meningkatkan jumlah pasien yang terinfeksi virus corona. Akibatnya, dokter dan perawat pun bertugas menangani pasien tanpa henti.

Sebelumnya sempat dikabarkan sejumlah dokter memilih pakai popok dewasa karena tak sempat pergi ke toilet. Tak hanya itu, petugas medis juga tak punya banyak waktu untuk beristirahat.

Demi mendedikasikan dirinya merawat pasien, petugas dokter menghabiskan waktunya tanpa istirahat cukup dan nyenyak. Ketika ada waktu untuk beristirahat, mereka akan memanfaatkannya dengan cara apapun.

Dilansir oleh World of Buzz, seorang pengguna media sosial pun berusaha menunjukkan kondisi para petugas medis di sebuah rumah sakit di China. Ia memperlihatkan banyak staf medis tidur di lantai dan bangku rumah sakit.

Mereka rela tidur dalam posisi duduk dan di lantai demi memanfaatkan waktu istirahat yang singkat. Penampakan di satu rumah sakit itu seolah membuktikan bahwa staf medis adalah pahlawan dalam memerangi wabah virus corona.

Dokter di China tidur di lantai dan kursi karena kelelahan (Weibo/CCTV News)
Dokter di China tidur di lantai dan kursi karena kelelahan (Weibo/CCTV News)

"Mereka telah berjuang keras untuk kita! Mereka yang telah berusaha memerangi virus corona, salut!" tulis portal CCTV News China dikutip dari World of Buzz.

Netizen yang melihat unggahan tentang petugas medis tidur di lantai pun memberikan ucapan dukungan, rasa syukur dan semangat.

"Terima kasih para petugas medis yang sudah berada di garda terdepan untuk memerangi virus corona, mereka telah bekerja keras. Terima kasih sekali," tulis seorang netizen.

Seseorang juga mengingatkan semua orang agar tidak keseringan mengeluh jika tidak bisa pulang, tidak bisa tidur di tempat yang diinginkan dan lainnya.

Karena kehidupan kita mungkin masih tergolong penuh kenyamanan dibandingkan perjuangan para petugas medis dalam memerangi virus corona sekarang ini.

Beberapa orang juga berusaha menunjukkan bahwa petuga medis di China telah melalui hari-hari yang sulit dan melelahkan.

Sehingga petugas medis layak mendapat dukungan dan penghormatan karena rela mempertaruhkan apapun demi menolong korban virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ABK Suspect Virus Corona di Batam Tembus Thermal Scanner Pelabuhan

ABK Suspect Virus Corona di Batam Tembus Thermal Scanner Pelabuhan

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 13:19 WIB

Husnia, Mahasiswi Asal Bekasi Terjebak Virus Corona Wuhan: Saya Mau Pulang!

Husnia, Mahasiswi Asal Bekasi Terjebak Virus Corona Wuhan: Saya Mau Pulang!

Jabar | Kamis, 30 Januari 2020 | 13:07 WIB

CEK FAKTA: 19 Hari, China Bangun Rumah Sakit 57 Lantai untuk Pasien Corona?

CEK FAKTA: 19 Hari, China Bangun Rumah Sakit 57 Lantai untuk Pasien Corona?

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 13:06 WIB

Viral di Medsos, Ini Klarifikasi Muhammad Taufik soal Turis Asal China

Viral di Medsos, Ini Klarifikasi Muhammad Taufik soal Turis Asal China

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 12:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB