Hari Kanker Sedunia: Ikuti Pola Makan Ini untuk Memerangi Kanker Serviks!

Selasa, 04 Februari 2020 | 19:15 WIB
Hari Kanker Sedunia: Ikuti Pola Makan Ini untuk Memerangi Kanker Serviks!
Ilustrasi kanker serviks. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Tanggal 4 Febuari merupakan peringatan Hari Kanker Sedunia. Penetapan tanggal ini berdasarkan Piagam Paris (Charter of Paris) saat pertemuan World Cancer Summit Against Cancer for the New Millenium, di Paris.

Tujuan ditetapkannya Hari Kanker Sedunia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat secara global akan pentingnya pengetahuan tentang penyakit kanker.

Berdasarkan data terbaru Komite Penanggulangan Kanker Nasional, dari jumlah total 266 juta penduduk Indonesia, terdapat 348.809 pasien kanker baru setiap tahunnya, dan 80 persen di antaranya tidak terobati.

Adapun jenis kanker yang berbahaya untuk perempuan, salah satunya kanker serviks. Dilansir oleh hellosehat.com, kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat sel-sel di leher rahim alias serviks tidak normal.

Menurut catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker serviks merupakan jenis kanker ke-4 yang paling sering menyerang wanita. Bahkan kanker serviks lebih berisiko terjadi di negara berkembang.

Ilustrasi serviks [Shutterstock].
Ilustrasi serviks [Shutterstock].

Dilansir oleh everydayhealth.com, sebagian besar kanker serviks disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). Karena itu, para ahli percaya diet tinggi antioksidan, karotenoid, flavonoid dan folat yang bisa ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran.

Sebuah studi dalam jurnal Cancer Research menemukan bahwa wanita yang hasil tes darahnya menunjukkan tingkat tinggi senyawa kimia tertentu, menunjukkan diet kaya buah-buahan dan sayuran mampu membersihkan infeksi HPV lebih cepat dan mengurangi risiko kanker.

"Banyak penelitian menunjukkan manfaat besar yang terkait dengan diet dan kanker. Pola makan diet nabati yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian adalah yang terbaik untuk memerangi kanker serviks," kata Susan Moores, RD, seorang Juru bicara American Dietetic Association.

Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]

Karena itu, Anda bisa menemukan cara untuk memasukkan makanan ini ke dalam diet. Adapun pola makan yang direkomendasikan oleh Susan Moores, antara lain:

Baca Juga: Sebut Virus Corona Masuk ke Balikpapan, Dua Warga Ditangkap

Sarapan

Jus jeruk, blewah, yogurt dan granola

Makan siang

Roti bakar keju, sayuran dengan paprika merah, wortel, jamur dan zucchini

Makan malam

Salad romaine dengan jeruk dan pasta gandum dengan bayam, kacang hitam, ayam dan tomat potong dadu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI