Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

Makan Bawang Putih Bisa Cegah Infeksi Virus Corona, Mitos atau Fakta?

M. Reza Sulaiman
Makan Bawang Putih Bisa Cegah Infeksi Virus Corona, Mitos atau Fakta?
Bawang Putih bisa cegah virus Corona? (Shutterstock)

Makan bawang putih yang disebut-sebut bisa mencegah infeksi virus Corona. Benarkah demikian?

Suara.com - Makan Bawang Putih Bisa Cegah Infeksi Virus Corona, Mitos atau Fakta?

Mewabahnya virus Corona baru dari Wuhan atau 2019-nCoV membuat masyarakat mulai mawas terhadap upaya pencegahannya.

Sayangnya, tidak semua informasi yang berkembang terkait pencegahan virus Corona Wuhan benar dan tepat sasaran. Salah satu yang beredar adalah makan bawang putih yang disebut-sebut bisa mencegah infeksi virus Corona. Benarkah demikian?

Dilansir dari situs resminya, WHO menyebut meski bawang putih merupakan makanan sehat dan memiliki sifat antimikroba, makan bawang putih bukanlah langkah pencegahan virus Corona yang tepat.

"Tidak ada bukti yang menunjukkan makan bawang putih dapat melindungi orang dari wabah virus Corona baru ini," tulis WHO, dilansir Medical Daily.

Hingga kini, beragam metode digunakan untuk mengobati pasien virus Corona. Meski begitu, WHO belum menetapkan obat resmi yang memiliki efektivitas tinggi mengatasi penyakit ini.

Data terkini yang dilaporkan Channel News Asia menyebut sudah 31.161 kasus positif virus Corona dilaporkan, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 636 orang.

Makan bawang putih bisa cegah virus Corona, mitos atau fakta? (Dok. WHO)
Makan bawang putih bisa cegah virus Corona, mitos atau fakta? (Dok. WHO)

Kasus infeksi positif virus Corona Wuhan terbaru ditemukan di Swedia dan Sri Lanka. Di sisi lain, belum ditemukan adanya korban meninggal baru di luar China, selain Hong Kong dan Filipina yang dilaporkan beberapa hari lalu.

Jepang masih menjadi negara dengan kasus terbanyak selain China, mencapai 86 orang. 5 Kasus baru dilaporkan oleh otoritas kesehatan Singapura, menjadikan total kasus mencapai 30 orang.

Thailand, Hong Kong, dan Korea Selatan masih mewaspadai adanya kemungkinan penyebaran lain, setelah sejumlah warganya dilaporkan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS