Mark Ruffalo Sempat Alami Neuroma Akustik, Salah Satu Sisi Wajahnya Lumpuh

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 08 Februari 2020 | 10:49 WIB
Mark Ruffalo Sempat Alami Neuroma Akustik, Salah Satu Sisi Wajahnya Lumpuh
Mark Ruffalo. (Instagram/@markruffalo)

Suara.com - Di tengah karirnya yang terus menanjak, aktor Mark Ruffalo menerima diagnosis bahwa ia menderita neuroma akustik atau tumor otak jinak.

Dilansir dari Express, awalnya ia enggan memberitahu istrinya. Namun beberapa minggu setelah kelahiran putranya, ia membuka diri dan akhirnya menjalani operasi.

Untungnya, operasi itu berhasil dan dokter dapat mengangkat tumornya. Namun operasi itu sendiri, bagaimanapun, telah meninggalkan Mark dengan banyak efek samping.

Pemeran "Hulk" itu jadi kehilangan pendengaran di telinga kirinya dan satu sisi wajahnya menjadi lumpuh total.

Bahkan setelah tumor diangkat, kelumpuhan yang dihasilkan dari sisi kiri wajah Mark menyebabkan komplikasi bagi aktor.

Akhirnya aktor 52 tahun itu hanya tinggal di rumah mengasingkan diri, menolak kunjungan dari kolega dan teman.

Mark mengalami kesulitan menerima kenyataan bahwa ia tidak dapat bekerja. Ketika berbicara dengan Telegraph, Mark mengatakan bahwa setelah enam bulan lumpuh, kemungkinan mendapatkan kembali kendali motorik atas seluruh wajahnya akan jauh.

Mark Ruffalo. (Instagram/@markruffalo)
Mark Ruffalo. (Instagram/@markruffalo)

Namun, ia berhasil melewati rintangan dan setelah enam bulan lumpuh, Mark mampu melakukan gerakan yang sangat kecil. Menandakan awal dari pemulihan yang masih akan memakan waktu beberapa bulan lagi

The Mayo Clinic menjelaskan neuroma akustik adalah tumor yang tidak bersifat kanker dan biasanya tumbuh lambat. Ia berkembang pada saraf utama yang mengarah dari telinga bagian dalam ke otak Anda.

baca juga

Cabang-cabang saraf ini secara langsung memengaruhi keseimbangan dan pendengaran Anda, dan tekanan dari neuroma akustik dapat menyebabkan gangguan pendengaran, berdering di telinga Anda dan kegoyahan.

Tanda dan gejalanya bisa termasuk gangguan pendengaran, dering di telinga, pusing dan mati rasa di wajah.

Dalam sebuah wawancara dengan Acoustic Neuroma Association mengenai pengalamannya sebelum dan setelah operasi, Mark mengatakan dia fokus pada mencoba menggerakkan otot-otot wajahnya selama sekitar satu jam setiap hari dan berjalan.

Dua hal ini membantu mempercepat pemulihannya dan mendapatkan kembali keseimbangannya.

Mark juga menjelaskan bahwa ia menjalani berbagai terapi untuk membantu meringankan kelumpuhan, termasuk akupuntur, terapi herbal, pijat, dan bentuk-bentuk pengobatan alternatif lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Remaja 17 Tahun Selalu Lumpuh saat Tertawa, Ternyata Ini Penyebabnya

Remaja 17 Tahun Selalu Lumpuh saat Tertawa, Ternyata Ini Penyebabnya

Health | Rabu, 15 Januari 2020 | 08:53 WIB

Hal Ini yang Wajib Milenial Tahu Agar Terhindar dari TBC

Hal Ini yang Wajib Milenial Tahu Agar Terhindar dari TBC

Video | Rabu, 15 Januari 2020 | 07:00 WIB

Viral Hoaks Camilan dari Israel Sebabkan Kelumpuhan, Begini Faktanya

Viral Hoaks Camilan dari Israel Sebabkan Kelumpuhan, Begini Faktanya

Health | Jum'at, 10 Januari 2020 | 14:32 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×