Dokter Peringatkan Pasien yang Pulih Masih Bisa Tularkan Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 10 Februari 2020 | 18:11 WIB
Dokter Peringatkan Pasien yang Pulih Masih Bisa Tularkan Virus Corona
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien saat kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2). [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]

Suara.com - Beberapa waktu lalu sempat muncul laporan bahwa tingkat risiko kematian pasien virus corona mencapai 2 persen. Sehingga tenaga medis banyak mengizinkan pasien pulang setiap harinya.

Namun, langkah tenaga medis memulangkan pasien virus corona yang dianggap sudah membaik bukan pilihan tepat. Karena, pasien yang sudah pulih dari virus masih bisa terinfeksi lagi setelah dipulangkan.

Menurut China Press dilansir oleh worldofbuzz.com, seorang dokter dari Rumah Sakit Chaoyang Beijing mengatakan bahwa pasien yang sudah sembuh dapat mengalami gejala lagi.

Sehingga ia menyarankan agar pasien dikarantina selama 2 minggu setelah dipulangkan untuk memantau kondisi kesehatannya.

Dokter Tong dari Rumah Sakit Chaoyang Beijing menyebutkan bahwa gejala terinfeksi virus corona sering muncul setelah 7 sampai 14 hari dalam kebanyakan kasus.

 Petugas kesehatan dengan menggunakan APD menangani pasien yang diduga terindikasi virus corona saat simulasi penanganan pasien yang terdeteksi virus corona di RS Margono Soekarjo Purwokerto, Senin (3/1/2020). (Suara.com/Anang Firmansyah).
Petugas kesehatan dengan menggunakan APD menangani pasien yang diduga terindikasi virus corona saat simulasi penanganan pasien yang terdeteksi virus corona di RS Margono Soekarjo Purwokerto, Senin (3/1/2020). (Suara.com/Anang Firmansyah).

Artinya, pasien memiliki kemungkinan besar mengalami gejala lagi setelah 2 minggu dinyatakan sembuh. Karena itu, mereka masih perlu dikarantina untuk dipantau kondisinya.

Dokter Tong juga menceritakan pengalamannya bekerja sebagai tenaga medis selama memerangi wabah SARS. Saat itu pasien baru dipulangkan 21 hari setelah pulih.

Tong memberi tahu alasannya tenaga medis perlu mengisolasi pasien, karena pasien mungkin saja masih terinfeksi virus corona tapi sudah berinteraksi dengan banyak orang. Sehingga mereka bisa meningkatkan risiko penularan virus corona.

Sebelumnya, Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan ada 97 kematian baru akibat virus corona di China pada hari Minggu. Angka ini merupakan jumlah kematian akibat virus corona terbesar dalam satu hari.

baca juga

Sejak wabah virus corona pertama kali dilaporkan, total sudah 908 orang meninggal dunia di China. Sebagian besar kematian baru terjadi di provinsi Hubei, pusat virus corona pertama kali dilaporkan.

Pada titik ini, jumlah kematian akibat virus corona sudah jauh lebih tinggi dan melampaui kasus kematian akibat wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) pada tahun 2003.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:50 WIB

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi

Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 15:00 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV

Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:50 WIB

Apple Uji Coba RAM dari China, Strategi Baru Hadapi Lonjakan Harga Memori

Apple Uji Coba RAM dari China, Strategi Baru Hadapi Lonjakan Harga Memori

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:25 WIB

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×