Isi Goodie Bag Oscar 2020 Serba Sehat dan Mewah, Ada Coklat Isi Ganja!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2020 | 18:13 WIB
Isi Goodie Bag Oscar 2020 Serba Sehat dan Mewah, Ada Coklat Isi Ganja!
Ilustrasi patung oscar 2020 (Pixabay)

Suara.com - Ajang bergengsi dunia perfilman, Academy Awards atau Oscar 2020 telah sukses digelar di Dolby Theater, Los Angeles, California, pada Minggu (9/2/2020) kemarin.

Segala hal yang termasuk dalam penyelenggaraan Oscar selalu menarik perhatian, tak terkecuali goodie bag yang dibagikan pada para nomine.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini, beberapa isi dari goodie bag senilai 225 ribu dollar AS (sekitar Rp 3 miliar) adalah obat-obat serta peralatan kesehatan.

Dilansir Forbes, goodie bag ini disiapkan oleh perusahaan pemasaran dan penempatan produk yang berbasis di Los Angeles, Distinctive Assets.

Dilansir Insider, berikut beberapa barang kesehatan yang menjadi buah tangan di ajang Oscar 2020.

1. Ikat kepala 'penginderaan otak'

Produk Muse S yang diluncurkan CES tahun ini dikatakan dapat membaca gelombang otak penggunanya dan memberikan umpan balik dalam bentuk musik dan suara lembut untuk membantu saat bermeditasi, tidur, atau keduanya.

Meditasi terkenal membuat lebih berenergi dan menurunkan tekanan darah, terutama ketika dilakukan secara konsisten.

Ilustrasi cokelat. (Pixabay/kwol)
Ilustrasi cokelat. (Pixabay/kwol)

2. Cokelat mengandung ganja

Para selebriti mendapatkan cokelat edibles yang mengandung ganja.

Di Amerika, ganja sudah didukung secara ilmiah dan disetujui oleh FDA untuk membantu mengelola beberapa kondisi medis, seperti jenis epilepsi tertentu. Serta untuk membantu meringankan efek samping dari kemoterapi, HIV atau AIDS.

Tetapi, sebenarnya klaim manfaat seperti mengobati sakit kaki cenderung berlebihan. Ditambah, ganja memiliki efek samping tersendiri, seperti gangguan koordinasi, masalah tidur, dan sapat sangat berisiko bagi populasi tertentu, misalnya wanita hamil.

Ilustrasi vape (rokok elektrik). (Shutterstock)
Ilustrasi vape (rokok elektrik). (Shutterstock)

3.Program makanan nabati dari PETA

Pola makan dengan sebagian besar asupan nabati dan sedikit produk hewani diklaim sebagai cara makan sehat yang sudah mapan. 

Pola makan, terutama bila dibandingkan dengan pola makan yang padat daging, terkait dengan risiko penyakit jantung dan beberapa jenis kanker yang lebih rendah, dan bahkan umur yang lebih panjang .  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cokelat di Goodie Bag Oscar 2020 Ada Ganjanya, Ini Pilihan Rasanya Lho

Cokelat di Goodie Bag Oscar 2020 Ada Ganjanya, Ini Pilihan Rasanya Lho

Lifestyle | Selasa, 11 Februari 2020 | 16:00 WIB

Sutradara Parasite Ungkap Cerita Lahirnya Menu Ramdon di Filmnya

Sutradara Parasite Ungkap Cerita Lahirnya Menu Ramdon di Filmnya

Lifestyle | Selasa, 11 Februari 2020 | 14:31 WIB

Berkat Film Parasite, Aktor Hollywood Berdarah Korea Ini Banjir Selamat

Berkat Film Parasite, Aktor Hollywood Berdarah Korea Ini Banjir Selamat

Lifestyle | Selasa, 11 Februari 2020 | 14:45 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB