Irish Bella Hamil Lagi setelah Alami Preeklamsia, Adakah Risikonya?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 13 Februari 2020 | 09:07 WIB
Irish Bella Hamil Lagi setelah Alami Preeklamsia, Adakah Risikonya?
Ammar Zoni dan Irish Bella [Herwanto/Suara.com]

Suara.com - Kabar bahagia datang dari Irish Bella, istri Ammar Zoni yang hamil lagi setelah kehilangan dua bayi kembarnya beberapa bulan lalu.

Irish Bella mengumumkan kehamilannya melalui vlog yang diunggah ke channel YouTube-nya. Saat itu Irish Bella memberi tahu Ammar Zoni tentang kehamilannya melalui testpack garis dua.

"Alhamdulillah ya Allah. Kok kamu nggak ngomong-ngomong. Gue akan jadi bapak. Alhamdulillah ya Allah. Gue akan punya anak lagi," ujar Ammae Zoni seraya memeluk dan mencium Irish Bella.

Sebelumnya, Irish Bella kehilangan dua calon buah hatinya karena mengalami mirror syndrome yang menyebabkan preeklamsia.

Preeklamsia merupakan kondisi ketika tekanan darah ibu hamil tinggi dan ada protein di dalam urine. Kondisi ini terjadi karena ada gangguan pada pertumbuhan serta perkembangan plesenta yang mengganggu aliran darah ke bayi maupun ibu.

Ammar Zoni dan Irish Bella Umrah di Akhir Tahun (instagram.com/_irishbella_)
Ammar Zoni dan Irish Bella Umrah di Akhir Tahun (instagram.com/_irishbella_)

Anda mungkin bertanya-tanya dengan kondisi kehamilan setelah mengalami preeklamsia. Dilansir dari Babycenter.com, wanita masih memiliki risiko sama pada kehamilan berikutnya setelah mengalami preeklamsia.

Jika Anda mengalami preeklamsia di akhir kehamilan sebelumnya, maka kemungkinan risiko ini terjadi lagi cukup rendah yakni sekitar 13 persen.

Tetapi, jika Anda mengalami preeklamsia sebelum usia kehamilan 29 minggu, maka Anda memiliki risiko yang lebih besar mengalaminya lagi di kehamilan berikutnya, sekitar 40 persen.

Selain itu, Anda yang pernah mengalami preeklamsia lebih dari satu, maka kondisi ini akan meningkatakn risikonya. Meskipun Anda memiliki risiko mengalami preeklamsia kembali, bukan berarti Anda perlu takut mengalami kehamilan lagi.

Karena, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai kehamilan setelah preeklamsia. Beberapa perawatan medis mungkin bisa membantu kehamilan setelah preeklamsia lebih kuat.

Sebenarnya, orang tidak bisa mengontrol akan mengalami preeklamsia pada kehamilan berikutnya atau tidak. Tetapi, mengontrol faktor-faktor risiko bisa mengendalikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Irish Bella Hamil Lagi, Ibunda Anisa Bahar Meninggal

Irish Bella Hamil Lagi, Ibunda Anisa Bahar Meninggal

Entertainment | Rabu, 12 Februari 2020 | 22:47 WIB

Hamil Lagi, 5 Potret Ammar Zoni dan Irish Bella yang Mesra Abis

Hamil Lagi, 5 Potret Ammar Zoni dan Irish Bella yang Mesra Abis

Entertainment | Kamis, 13 Februari 2020 | 06:00 WIB

Studi: Kekurangan Vitamin D saat Hamil Berisiko Lahirkan Anak dengan ADHD

Studi: Kekurangan Vitamin D saat Hamil Berisiko Lahirkan Anak dengan ADHD

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 18:40 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB