Ini Peran Hormon Cinta Bagi Ibu Melahirkan dan Menyusui, Penting Banget!

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 17 Februari 2020 | 19:05 WIB
Ini Peran Hormon Cinta Bagi Ibu Melahirkan dan Menyusui, Penting Banget!
Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Ini Peran Hormon Cinta Bagi Ibu Melahirkan dan Menyusui, Penting Banget!

Hormon cinta atau dikenal juga sebagai oksitosin tidak hanya bermanfaat bagi pasangan suami-istri. Pakar mengatakan, oksitosin juga berperan besar bagi ibu melahirkan dan menyusui.

Dr. Cagri Gulumser, seorang dokter kandungan yang praktik di ibu kota Turki, Ankara, mengatakan kadar oksitosin penting bagi kelancara proses persalinan.

"Ini adalah salah satu hormon utama selama proses kelahiran. Ia membantu rahim berkontraksi dan mendorong bayi ke bawah ketika ibu dalam proses persalinan," ujarnya, dikutip dari Anadolu Agency.

Sementara itu menurut Dr. Ozlem Gulumser, seorang dokter anak, oksitosin juga berperan besar dalam proses menyusui. Hormon cinta ini bertindak sebagai hormon yang mengikat ibu dan bayinya.

"Ketika seorang bayi mengisap payudara ibunya, putingnya dirangsang, menyebabkan pelepasan oksitosin dan kemudian susu untuk diminum oleh bayi," kata ujar dia.

Ozlem menggarisbawahi perbedaan antara tingkat oksitosin perempuan yang melahirkan secara normal versus mereka yang melalui operasi caesar. Dia mengatakan ikatan dengan bayi membutuhkan waktu lebih lama bagi ibu yang melalui operasi caesar.

Sementara itu, Dr. Cagri mengatakan bahwa ayah selalu membutuhkan waktu lebih lama bagi untuk membangun ikatan dengan anak-anak mereka karena tingkat oksitosin meningkat seiring dengan intensitas interaksi fisik.

Ilustrasi oksitosin alias hormon cinta. (Shutterstock)
Ilustrasi oksitosin alias hormon cinta. (Shutterstock)

"Setelah persalinan dimulai dan ibu mulai marah kepada tim medis di ruangan itu, saya merasa senang karena saat itulah saya tahu bahwa tingkat oksitosinnya meningkat, yang juga berarti pendarahan akan lebih sedikit. Dia secara intrinsik mencoba melindungi bayinya," kata Cagri.

Baca Juga: Dikenal sebagai Hormon Cinta, Apa Kelebihan dan Kekurangan Oksitosin?

Keterikatan yang kuat antara ibu dan bayi sangat penting, kata Ozlem, menambahkan bahwa itu memengaruhi hubungan anak sepanjang hidupnya.

Selain itu, menurut sebuah studi pada 2005 yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Universitas Zurich dan Universitas Claremont California, oksitosin juga meningkatkan kepercayaan pada manusia.

"Oksitosin dapat membuat subjek lebih optimis tentang kemungkinan hasil yang baik," ungkap penelitian itu. [Anadolu Agency]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI