Konsumsi Minuman Vitamin C 1000 mg Tiap Hari, Memang Boleh?

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2020 | 11:23 WIB
Konsumsi Minuman Vitamin C 1000 mg Tiap Hari, Memang Boleh?

Suara.com - Vitamin C sangat dibutuhkan terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan kulit. Ngomong-ngomong soal vitamin C, banyak produk yang menawarkan kandungan vitamin C hingga 1000 miligram.

Padahal kebutuhan vitamin C harian setiap orang berbeda tergantung usia dan aktivitas sehari-hari.

Anak usia di atas satu tahun misalnya, mereka hanya membutuhkan vitamin C harian sebanyak 40 sampai 45 miligram per hari. Sementara remaja hanya membutuhkan asupan vitamin C sebanyak 65 sampai 90 miligram, dan dewasa di atas 18 tahun membutuhkan 75 sampai 90 miligram per hari.

Angka kebutuhan vitamin C harian tersebut jauh di bawah produk yang mengiming-imingi kandungan vitamin C sampai 1000 miligram. Lalu, bolehkan minuman tersebut dikonsumsi setiap hari?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Prof. Dr Iris Rengganis, SpPD-KAI mengatakan ia tidak mempermasalahkan masyarakat mengonsumsi produk minuman yang mengandung vitamin C 1000 miligram, dengan catatan, kondisi si peminum dalam keadaan kurang sehat atau kelelahan.

"Kecuali pada saat lelah, sakit, butuh tinggi antioksidannya, itu baru kita bisa dua sampai tiga hari sampai seminggu, kita butuh. Setelah itu biasa lagi normal lagi, jadi jangan dibiasakan," ujar Iris dalam acara Talkshow Imboost di Menteng, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020).

Namun perempuan yang berpraktik di RSCM itu, tidak merekomendasikan minuman jenis ini dikonsumsi setiap hari, terlebih saat sedang sehat atau sudah mendapat asupan vitamin yang cukup. Iris melanjutkan, tubuh hanya membutuhkan sedikit asupan vitamin C, jika kelebihan maka akan terbuang dan menjadi sia-sia.

"Tapi nggak boleh tiap hari 1000 miligram, jangan, karena kebuang lagi, karena tubuhnya butuh hanya sekian, dikasih 1000, tetap kebuang percuma," tambah Iris.

Lebih jauh Iris mengkhawatirkan jika vitamin C yang dikonsumsi berlebihan bisa membuat vitamin dalam tubuh tidak bekerja maksimal dalam membantu sistem kekebalan tubuh. "Karena kalau kebiasaan juga lama-lama jadi, psikis, minum vitamin daya tahannya nggak ngaruh. Padahal sebenarnya sistem imun bekerja terus," ungkapnya lagi.

Ketua Perhimpunan Alergi dan Immunologi Indonesia dan Guru Besar Universitas Indonesia ini juga menyebutkan kekhawatiran lain, terutama kemungkinan terjadinya keracunan atau efek samping pada organ terutama ginjal yang bekerja keras menyaring racun.

"Sebetulnya takutnya keracunan, itu ada yang mungkin terbentur batu ginjal, tapi tetap kita biasanya tidak memberikan sampai segitu, biasanya pada orang-orang sudah diedukasi, jadi nggak sampai setiap hari," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Alpukat dan Roti Gandum Tak Baik untuk Kesehatan Ginjal?

Konsumsi Alpukat dan Roti Gandum Tak Baik untuk Kesehatan Ginjal?

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 05:00 WIB

Penyakit Ginjal Kronis jadi Penyebab 1 Juta Kematian di Seluruh Dunia

Penyakit Ginjal Kronis jadi Penyebab 1 Juta Kematian di Seluruh Dunia

Health | Minggu, 16 Februari 2020 | 17:17 WIB

5 Tanda Penyakit yang Sering Salah Diagnosis, Coba Cek Sekarang!

5 Tanda Penyakit yang Sering Salah Diagnosis, Coba Cek Sekarang!

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:47 WIB

Terkini

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB