Menkes Terawan Sebut Kasus Deman Berdarah di NTT Sudah Serius

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 09 Maret 2020 | 14:55 WIB
Menkes Terawan Sebut Kasus Deman Berdarah di NTT Sudah Serius
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto (tengah) memberikan keterangan pers terkait dua WNI yang positif terkena virus Corona di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (2/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Terawan Agus Putranto mengatakan kasus demam berdarah di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur mencapai 2.116 orang.

"Ini sangat serius," kata Menkes usai memimpin acara pelantikan dr. Achmad Yurianto sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) yang baru, menggantikan dr. Anung Sugihantono di Kemenkes, Jakarta, Senin (9/3/2020).

Dilansir Suara.com dari Antara, Menkes Terawan mengatakan selain wabah virus SARS-COV-2 atau Covid-19 yang banyak menyita perhatian banyak pihak, kasus deman berdarah yang semakin merenggut banyak korban juga perlu menjadi fokus penanganan pemerintah.

"Inilah yang justru lebih mematikan. Bayangin, hanya dalam hitungan bulan sama hari," katanya.

Dari 2.116 kasus yang ia sebutkan, 31 pasien di antaranya meninggal dunia dengan kasus kematian terbanyak tercatat di Kabupaten Sikka yaitu sebanyak 13 kasus.

Menkes mengatakan akan langsung menuju ke kabupaten Sikka untuk memeriksa situasi dan mencoba mengendalikan deman berdarah.

"Saya harus terbang saat ini ke NTT untuk mengecek supaya jangan ada kematian lagi," kata Menkes Terawan.

Ia mengatakan dirinya masih belum mengetahui secara pasti faktor lingkungan seperti apa yang meningkatkan jumlah kasus di Kabupaten Sikka. "Nanti saya akan lihat, saya kan belum pernah menginjakkan kaki di Sikka" katanya.

Melihat kasus deman berdarah yang terus meningkat, Menkes Terawan mengimbau seluruh masyarakat untuk melaksanakan imbauan tiga M yaitu menguras dan menyikat kamar mandi, menutup tempat-tempat penampungan air atau genangan yang dapat dijadikan sebagai tempat bertelur, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas sehingga tidak terabaikan dan menjadi sumber penularan penyakit.

"3 M itu dilakukan, termasuk membersihkan lingkungan dan sebagainya. Jangan sampai ada air tergenang di sekitar rumah," tutup Menkes Terawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komunikasi Menkes Terawan Dikritik,  4 Pernyataan Soal Corona Jadi Sorotan

Komunikasi Menkes Terawan Dikritik, 4 Pernyataan Soal Corona Jadi Sorotan

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 10:18 WIB

Kritik Buruknya Komunikasi Menkes Terawan, Gus Nadir: Pakai Jubir Saja

Kritik Buruknya Komunikasi Menkes Terawan, Gus Nadir: Pakai Jubir Saja

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 10:55 WIB

LIVE: Keterangan Menkes Terawan soal Indonesia Positif Corona Covid-19

LIVE: Keterangan Menkes Terawan soal Indonesia Positif Corona Covid-19

Video | Senin, 02 Maret 2020 | 16:09 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB